Pelantang Suara Logitech Z120: Tampilan Keren, Suara Mengagumkan

Muncul kebutuhan untuk mengadakan pelantang suara (speaker) yang mumpuni. Ini karena speaker bawaan Lenovo ThinkPad X220 kurang tangguh untuk menyalurkan suara yang enak didengar. Lantas asal ketik saja “speaker aktif” atau “active speaker” dan langsung mengklik hasil teratas yang muncul di halaman pencarian Google. Continue reading

Advertisements

Adu Ponsel 1,2 Juta Rupiah: Infinix Hot 4 Pro vs Nokia 2

Adu Ponsel 1,2 Juta Rupiah: Infinix Hot 4 Pro vs Nokia 2 – Infinix Hot 4 Pro sudah cukup mengalami koreksi harga. Dari 1,6 Juta Rupiah, dipotong dua ratus ribu rupiah, lantas dipotong lagi menjadi harga sekarang yaitu 1,2 Juta Rupiah. Silakan klik tautan ini (saat membuka tautan ini harus hati-hati karena di situ ditampilkan juga Infinix Note 3 Pro dengan harga menggiurkan, lihat gambar di bawah). Continue reading

Mengapa Saya Akhirnya Lebih Memilih Yamaha NMax Daripada Honda PCX?

Tinggi badan saya sebetulnya bukanlah yang ideal untuk mengendarai motor. Terkadang saya harus berusaha lebih keras agar kedua kaki bisa menapak sempurna ketika standar samping motor tidak diturunkan. Tapi lebih sering yang terjadi adalah hanya satu kaki saja yang sukses menapak di tanah, menyisakan kaki satunya terasa menggantung di sisi satunya. Continue reading

Banyak Orang Yakin PCX Pasti Laris Manis, Tapi Mengapa Harus Dengan Drama?

Banyak Orang Yakin PCX Pasti Laris Manis, Tapi Mengapa Harus Dengan Drama? – Honda PCX mungkin pernah menghiasi mimpi sebagian para biker. Mereka mendamba kendaraan yang nyaman untuk perjalanan jarak jauh tapi tetap memuaskan dikendarai di dalam kota. Honda PCX sudah memenuhi itu semua, namun rusak karena harganya dianggap kemahalan. Bisa baca bagian pembuka artikel ini. Continue reading

Honda PCX lawan Yamaha NMax

Percaya Itu Pada AHM, Jangan PCX 150 (2018)

Percaya Itu Pada AHM, Jangan PCX 150 (2018) – Barangkali Honda PCX saat pertama kali diluncurkan merupakan kendaraan (skutik) terobosan. Dalam arti, bodinya yang kompak itu menjadi alternatif bagi mereka yang merasa maxiscooter kebanyakan pada saat itu memang terlalu besar. Namun juga ideal bagi mereka yang mendamba kendaraan skutik yang cukup besar dengan postur tubuh mereka namun tetap bisa bermanuver lincah di jalan raya. Karena saat skutik pertama kali diperkenalkan kita melihat ada dua kutub ekstrem skutik yang berbeda: kalau tidak berdimensi mungil demi mengejar kelincahan manuver, bodinya pasti ‘raksasa’ agar nyaman dan tetap tenang selama dikendarai. Honda menggabungkan dua kebutuhan itu dan jadilah PCX, saat itu bermesin 125cc. Continue reading