Aerox 155 VVA R Version M Series

Tahukah Kamu Aerox 155 Skutik Paling Diremehkan?

Jika membaca judul di atas, engkau akan keheranan, ditandai dengan keningmu berhias kerut-kerut tebal. Bagaimana bisa Aerox 155 merupakan skutik paling diremehkan? Tenang. Santai saja. Kendurkan pikiranmu. Lepaskan kerutan jidatmu. Kita elaborasi Aerox 155 ini sama-sama.

Engkau akan memprotesnya, tetapi aku mengajukan jawaban-jawaban sebagai tangkisanku. Tahukah kau, bahwa Aerox 155 tak pernah dipuji dengan ungkapan-ungkapan setinggi langit seakan-akan langit runtuh jika ungkapan tersebut tak dilontarkan?

Itu satu dan kau pasti sudah terbiasa dengan ungkapan semacam itu. Berikutnya adalah Aerox 155 tidak sekali pun diprediksi menjadi skutik yang menggegerkan, selayaknya penampakan makhluk tak kasat mata yang membuyarkan seisi desa. Aerox 155 cukup dipuji sekadarnya, diangkat secukupnya, dan ditinggikan sewajarnya. Tak ada kesan Aerox 155 diayun ke atas seakan sanggup menyundul langit dan mengobrak-abrik kayangan.

Kini kau semakin mengerti Aerox 155 adalah skutik paling diremehkan. Tetapi masih ada lagi untuk sekadar meyakinkanmu. Aerox 155 tidak ditanggap seperti pernikahan di kampung yang bisa berlangsung tujuh hari tujuh malam lamanya.

Tak ada tulisan berseri-seri mengupas Aerox 155 sebagaimana sinetron Tersanjung. Tak ada kehebohan Aerox 155 yang sensasional terus-menerus seperti kamu menonton dangdutan di tv swasta, yang MC-nya nyerocos terus lebih banyak makan durasi ketimbang peserta tampil menyanyi.

Simpan saja Aerox 155-mu di hatimu. Nikmati deru kencang raungan VVA hanya untuk adrenalin dan urat-urat sarafmu. Tak bisa engkau paksakan lonjakan tak terduga khas VVA kepada orang lain meskipun engkau sangat ingin.

Menerima penerjemahan dokumen perusahaan yang ditulis/diketik berbahasa Inggris ke bahasa Indonesia

We provide English > Indonesian translation for documents you have. Contact us through saya@arifdadot.com for further discussion regarding the service.

Advertisements

Formula E Sebaiknya Dibatalkan Saja

Mengapa formula E sebaiknya dibatalkan penyelenggaraannya di Jakarta?

Alasan paling utama adalah formula E tidak mendatangkan keuntungan dan manfaat melebihi ongkos yang harus dibayar.

Ongkos formula E sangat menguras anggaran tapi apakah keuntungan dan manfaat yang diperoleh setimpal bahkan lebih? Tentu tidak.

Jika alasannya untuk mempromosikan kendaraan listrik, maka formula E bukan opsi yang tepat.

Formula E seperti juga Formula1 adalah ajang untuk adu canggih yang hampir mustahil diterapkan di produksi massal. Jika ada peluang ke sana, produk yang dihasilkan akan sangat mahal harganya.

Sekarang mari kita periksa dampak yang ditimbulkan formula E.

Formula E sedikit berbeda dari Formula1 karena tidak menjadikan sirkuit permanen sebagai lintasan balap.

Formula E memanfaatkan jalan raya yang sudah jadi sebagai arena balapnya.

Jika konteksnya adalah Jakarta maka berarti akan ada jalan yang ditutup.

Jalan yang ditutup itu padahal sehari-hari merupakan jalur sibuk dilewati banyak kendaraan.

Karena itu pasti harus diadakan rekayasa lalu lintas. Seperti biasa di kota mana pun di Indonesia kalau ada rekayasa lalu-lintas akan menimbulkan kemacetan.

Hari-hari biasa yang normal kemacetan yang ditimbulkan sudah begitu menyiksa. Sekarang ditambah ada jalan penting yang harus ditutup. Kemacetan niscaya semakin parah.

Kita biarkan urusan rekayasa lalulintas dan kemacetan menjadi beban kepolisian. Sekarang kita periksa dampak lain yang dipicu hadirnya formula E.

Formula E akan menyebabkan peredaran minuman keras minuman beralkohol. Mengapa begitu?

Hampir semua personel di setiap tim formula E adalah bule. Dan kita sudah paham betul kebiasaan mereka, salah satunya gemar minuman yang telah disebutkan. Minimal bir yang hampir seperti air putih saja bagi mereka.

Tentu mereka ingin minuman kegemaran mereka itu disediakan. Apalagi formula E sama seperti formula1 yaitu sebagai pemicu stres no. 1. Jelas butuh pelega. Penawar stres.

Mau tidak mau minuman tersebut harus disediakan, terutama di tempat-tempat yang para bule ini sering beredar di situ. Bisa di hotel tempat menginap, sekitar lintasan balap, atau tempat-tempat mereka lagi bersantai.

Harus ada aturan hukum untuk mengatur peredaran miras ini. Jangan sampai tersebar tidak terkendali sehingga malah bisa dinikmati siapa saja.

Lalu apakah manfaat yang bisa dihadirkan Formula E? Entahlah. Hanya mereka yang berkepentingan langsung harusnya bisa menjelaskan.

Tetapi jika kita berpikir sebagai orang awam, keuntungan dari penyelenggaraan Formula E adalah datangnya penonton.

Para penonton akan membeli tiket. Ini menjadi pemasukan. Dari penonton juga penyelenggara formula E berharap mendapat pemasukan tambahan.

Pemasukan tambahan itu antara lain pembelian cindera mata formula E seperti baju, pin, topi, jaket (termasuk Hoodie), kemeja. Ini sebenarnya mengambil contoh dari @f1 dan @MotoGP.

Selain itu pemasukan juga bisa diperoleh dengan menyediakan kebutuhan penonton selama menyaksikan formula E. Apa saja yang mereka butuhkan.

Paling sederhana adalah urusan makan dan minum. Lalu selain cindera mata tadi, juga mengadakan kuis seperti jumpa idola dengan bayar sekian. Atau ikut games bareng pembalap idola. Tergantung EO Formula E juga.

Tetapi pertanyaannya kemudian siapa yang mau nonton? Orang Indonesia sendiri? Warga Jakarta sendiri? Bagaimana bisa?

Sepopuler apa formula E dibanding formula1 dan MotoGP?

Sebagai contoh formula1. Olahraga balap ini sama sekali tidak populer di Indonesia. Tapi berkat hadirnya Rio Haryanto, masyarakat jadi antusias. TV nasional pun turut menyiarkan langsung.

MotoGP mungkin tidak melibatkan pembalap asli Indonesia tapi publik Indonesia merasa ada ikatan dengan setiap pembalap yang berlaga di MotoGP.

Nah bagaimana dengan formula E? Tak ada pembalap lokal Indonesia turut berkompetisi di sini. Publik Indonesia pun tak memiliki ikatan emosional. Jadi siapa penonton yang akan hadir?

Membantu Anda Mendapatkan Penerjemah Bisa Diandalkan

Postingan ini dibuat untuk memudahkan Anda menemukan penerjemah yang bisa diandalkan. Bukanlah sebuah perkara mudah saat sedang dibutuhkan untuk menemukan penerjemah yang bisa diandalkan. Semoga setelah menemukan kontak si penerjemah, Anda bisa mendapatkan layanan penerjemahan yang memuaskan sesuai harapan Anda.

Anda menginginkan kami menerjemahkan, kami tidak keberatan. Pelayanan kami terentang luas mencakup banyak bidang populer. Naskah atau dokumen yang akan diterjemahkan juga tidak dibatasi.

Anda datang pada kami untuk meminta kami menerjemahkan berita-berita olahraga dunia populer, kami dengan senang hati melakukannya. Kami menyukainya: semua berita dan kabar tentang sepakbola Premier League, Bundesliga, La Liga, hingga Serie A yang legendaris itu. Anda juga boleh berharap kami bisa diandalkan untuk menerjemahkan liputan dan gosip dunia balap, paling terkenal adalah MotoGP dan Formula1 termasuk juga Formula E yang pelan-pelan mulai merangkak popularitasnya.

Apakah hanya itu semua, yang sudah disebutkan di atas? Tentu saja tidak. Dokumen-dokumen penting perusahaan bukan lagi hal asing bagi kami. Pemberdayaan karyawan, peningkatan kapasitas SDM perusahaan, penataan organisasi adalah sebagian topik penting yang menjadi perhatian setiap perusahaan yang sanggup kami terjemahkan. Tidak hanya itu. Tema kepatuhan perusahaan pada regulasi juga menjadi kemahiran kami. Misalnya dokumen ISO. Jika Anda memiliki kebutuhan penerjemahan di tema-tema yang telah disebutkan di atas, menghubungi kami akan menjadi jalan yang benar.

Bagaimana menghubungi kami?

Anda bisa layangkan e-mail ke saya@arifdadot.com

Menyimpan nomor WhatsApp mungkin dirasa sebagai sarana cepat untuk berkomunikasi. Tapi itu baru dilakukan kalau untuk memantau perkembangan proses penerjemahan.

Terima kasih sudah meluangkan waktu membaca pengumuman ini. Semoga bermanfaat. Bantulah pula kolega Anda yang sedang kesulitan menemukan penerjemah dengan menyampaikan ini pada mereka. Terima kasih sudah turut membantu menyebarluaskan informasi berguna ini.

This slideshow requires JavaScript.

Airbus A320 Citilink Indonesia

Tiket Pesawat Berpotensi Mengganggu Bisnis Otomotif

Kalau kita menoleh ke belakang sekira satu dua tahun terakhir, akan dijumpai beberapa penulis dunia maya melaporkan perjalanan mereka melintasi laut dan pulau. Mereka para penulis dunia maya itu lazim dikenal ssbagai blogger, mungkin juga vlogger.

Perjalanan mereka itu untuk kepentingan peliputan. Tentu yang melibatkan merek-merek terkait otomotif. Biasanya pameran nasional, bahkan internasional yang bertempat di ibukota negara. Para blogger dipilih berdasarkan jangkauan blog yang mereka kelola. Jadi di mana saja mereka berlokasi di wilayah NKRI, jika blog mereka terkenal se-Indonesia, langsung kontak dan segera terbang.

Sayangnya hal semacam itu kini mungkin sudah tak terjadi. Padahal ada event besar otomotif tidak lama lagi. Beberapa event serupa pun terpaksa harus dilewatkan. Itu tak lain disebabkan melonjak drastisnya harga tiket penerbangan belakangan ini.

Sebelumnya, kalau syarat teknis terpenuhi yaitu blog terkenal dan populer, tiket langsung dikirim dan terbang sesuai jadwal tertera. Sekarang mungkin pihak pengundang berpikir 100x eh sudah begitu akhirnya tidak jadi mengundang.

Bagaimana tidak? Ambil contoh Surabaya-Jakarta. Anggaran sejuta sudah cukup untuk penerbangan pergi-pulang plus ada sedikit recehan untuk ganjalan perut.

Sekarang, anggaran yang sama belum tentu bisa untuk tiket penerbangan sekali jalan. Padahal cuma penerbangan Low Cost Carrier bukan full service.

Honda Genio Begitu Menarique Penerjemah Pun Terpikat

Honda Genio Mmenyuguhkan desain yang tidak membosankan. Meskipun tanpa sudut-sudut tajam nan futuristik, Honda Genio tetap punya keunggulan desain yang tidak mampu disaingi kompetitor. Lekukan Honda Genio manis dilihat namun tidak berlebihan. Bergaya retro namun tidak menjemukan saat dilihat lama dan berkali-kali.

Dibutuhkan 20 order terjemahan agar bisa bawa pulang satu unit Honda Genio warna apa saja. Itu jika mengacu harga ritel Honda Genio yang disarankan.

Satu order terjemahan biasanya berisi 10 halaman dokumen yang perlu diterjemahkan.