Sudah larut dalam euforia, kegetiran tak diungkit lagi

Banyak yang terluka perasaannya dan tersakiti hatinya saat YIMM (d/h YMKI) pernah mengatakan, misalnya, kami tidak akan memasarkan R15, kami sudah cukup puas dengan Vixion, tidak terpikir model lain, atau Vixion pakai fairing, jadilah R15, dan semacamnya saat merespons wartawan yang menanyakan kemungkinan memasarkan R15. Kalau jawaban langsung terlontar dari petinggi pabrikan bersangkutan, apalagi yang bisa dilakukan untuk mendapatkan motor idaman? Mungkin sih melirik IU, tapi untuk motor yang sebenarnya gampang saja diproduksi di dalam negeri sehingga tidak perlu bayar ini itu sehingga harga jual membengkak, opsi ke IU bukan pilihan yang sehat secara finansial. 

Kini, berita terbaru mengungkapkan, YIMM berencana menjual R15. Bukan sekadar menjual, tapi ini bakal diproduksi di dalam negeri, menjadikan harganya begitu kompetitif dengan pesaing terdekat. Publik jelas bersorak, terutama mereka yang begitu ngidam sepanjang berita R15 selalu bergema. Kegembiraan mereka mengetahui berita ini jelas melingkupi kegetiran yang pernah mereka rasakan akibat lontaran jumawa pabrikan tersebut beberapa waktu lalu, mungkin juga karena Vixion mereka sedang di atas angin, begitu juga posisi mereka di kancah pasar roda dua Indonesia.

Semua sudah berubah. Salah satu strategi terbaik adalah menyesuaikan dengan perubahan. Dan langkah YIMM jelas bagus bagi mereka, dan makin bagus lagi bagi pecinta dan perindu R15. Jelas, mustahil berpendapat bahwa mereka, yang pernah tersakiti seperti lagunya Judika itu, masih merasa sakit hati dan enggan membeli R15 ketika benar diwujudkan pemasarannya di Indonesia oleh YIMM tahun depan.

Selamat menabung 😀

Advertisements