Internet yang menggemaskan, eh, menyebalkan

Dengan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia yang jauh dari memadai, kita bisa harapkan untuk mendapatkan layanan yang tidak seperti yang selalu membuat kita iri. Yeap, sementara di Korea Selatan sana koneksi internet sudah direncanakan melampaui LTE, kita di sini masih saja berkutat dengan 2,5G. Terserah dengan 4G yang baru saja sukses diujicobakan di Bali beberapa saat yang lalu, atau Jabodetabek yang mulai menikmati internet ngebut, faktanya kecepatan internet di Indonesia masih memprihatinkan *usap kening ala pak SBY* #eeehhhh :mrgreen:

Dengan situasi demikian, ada banyak cerita yang beragam terkait mereka, pengguna jasa internet ini. Saya tidak dikecualikan. Sudah lumrah ditemui kejadian menunggu berjam-jam dengan harap-harap cemas, 10%, 20%, 45%, 80%, 95%, namun begitu kemajuan sudah 99% dan tersisa 1 menit saja, ternyata unduhan (download) harus berakhir dengan kegagalan. 30, 75%, dan 95%. Atau persis seperti yang saya alami. Mengunduh berakhir sukses. File lengkap semua, tidak terlihat mencurigakan karena sesuai dengan ukuran yang tertera. Tapi begitu akan diekstraksi (dalam bentuk .rar), ternyata dilindungi dengan kata sandi (password).  Begitulah yang saya alami saat mengunduh film yang termasuk meledak di pasaran, Captain Phillips.

7 comments on “Internet yang menggemaskan, eh, menyebalkan

  1. Maklum negara berkembang… dikit2 komersil… segalanya serba dipangkas untuk keuntungan bisnis… #eh

  2. Pingback: Beralih ke Android yang masih bisa diandalkan | Arif | Dadot

  3. Pingback: Berkenalan dengan Captain Phillips | Arif | Dadot

  4. Pingback: Merangkak Di Kemacetan, Tahukah Kamu Ini Mobil Apa? | ARIFDADOT.COM

Comments are closed.