Bagaimana kalau ada yang tetap beli CBR150R?

Ninja Mono sukses menghentak jagat blogosphere. Di sana, mungkin tidak dirasakan di dunia nyata, para blogger ramai-ramai terkesima sampai ternganga dengan harga yang ditawarkan berbanding fitur-fiturnya. Bandrol tersebut membuat mereka membandingkan dengan produk lain yang dibandrol setara: CBR150R. Sambil mata ditutup pun seseorang yang disuruh pilih pasti memutuskan membeli si Mono ini begitu diberitahu kubikasinya 250cc.

Tapi seperti KPK yang menyebutkan Kejahatan Luar Biasa, mungkin ada juga orang luar biasa yang melakukan “pembelian luar biasa”; tetap membeli CBR150 meskipun kehadiran si Mono itu. Dalam jajak pendapat berikut ini, orang seperti apakah sang pembeli tak biasa itu?

709]

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardot

Arif Rakhman (a.k.a ardaisme) is an English-Indonesian translator, capable of handling up to 5000 words a day on various topics and fields of interest. Shall you have urgency in translation, he can be contacted at saya@arifdadot.com for further discussion.

11 thoughts on “Bagaimana kalau ada yang tetap beli CBR150R?

  1. bengs

    CBR series itu motor CBU cmn penjualan via ATPM aja, kenapa ga cb bandingin harga CBU Yamaha YZF R15 v.2 yg harganya 50jt. btw, Ninja RR mono yg komponen indonesia hanya body dan rangkanya doang, mesin nya dr thailand.

  2. fncounter

    jangan lupakan brand…. bukan hanya produk doang mengingat variasi pillihan semakin banyak…. jika ada dana pun saya pengen beli R125 daripada kelas 250 :mrgreen:

Comments are closed.