Advertisements

Pak Chen, tolong awasi penjualan Jakarta di Indonesia

Blackberry sedang meretas jalan ke atas. Setelah lama terpuruk karena dominasi Android dan kepongahan mereka sendiri, OS 10 diharapkan mampu menjadi titik balik nasib mereka. Meskipun Z10 ternyata tidak menghasilkan kinerja yang memuaskan, nakhoda baru John Chen terlihat membawa angin segar. Setelah mengunci kesepakatan dengan Foxconn, pabrikan Kanada langsung menggebrak dengan rumos khas Indonesia yang lantas terbukti di Mobile World Congress: Jakarta dibandrol di bawah USD 200.

Sudah pasti perangkat Blackberry bakal dipasarkan di Indonesia. Namun, pertanyaannya bakal dibandrol berapa? Apakah memang perkiraan harga tersebut benar-benar diwujudkan? Bukan apa-apa, di kala perusahaan induknya sudah megap-megap menjalankan bisnis, perangkat Blckberry “jadoel” mengusung OS 7 masih saja nangkring di harga yang tidak masuk akal. Dikhawatirkan mengingat ‘Jakarta’ ini sudah lama dirumorkan, euforia kebanyakan orang Indonesia yang berlebihan bakal dieksploitasi. Jelas ini tidak bagus untuk mendongkrak citra Blackberry dalam usaha bersaing dengan pabrikan dan SO lainnya.

Toh kalau memang jadi dibandrol demikian, pengguna SO lainnya atau calon pembeli lainnya berpotensi tergoda untuk menukar atau memutuskan pilihan mereka pada ‘Jakarta’.

Advertisements

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

10 responses to “Pak Chen, tolong awasi penjualan Jakarta di Indonesia”

  1. Yoshi says :

    “jakarta” . . .
    blackberry numpang ketenaran jokowi nih

  2. fncounter says :

    Semoga bisa bersuara kembali dan lebih terjangkau untuk konsumen secara global

  3. giewahyudi says :

    Katanya sih di bawah 200 dollar, ya sekitaran 2 juta. Kalau sampai di Indonesia jadi tiga juta ya bikin kecewa dan pada kabur lagi, hehehe

  4. kodokijo says :

    Salah satu penyebab anjloknya penjualan BB adalah hrgnya yg ketinggian. Br minggu kmrn sy lht spek BB Z30, dgn hrg 7jt-an konsumen hanya mendapatkan dual core processor 1,7 ghz. Kalo kita cuma beli gengsi sih gak mslh, semisal beli iPhone. Ditambah lg rata2 aplikasi dan game di BB hrs beli dan jumlahnya jg msh jauh dari memadai. Saat ini sy pakai Z10 (beli bks, krn gak rela byr mahal utk barunya). Secara pemakaiannya sih saya cukup puas, dibandingkan dgn BB type lama yg ber-OS di bwh 10. Z30 kalau hrgnya antara 4-5 jt sih baru terasa wajar. Coba kita bandingin ama LG Nexus 5 yg baru aja beredar dgn hrg 5,6 jt-an, sebuah hrg yg lbh masuk akal ketimbang Z30 yg ber-spek hanya dual core dibanding quad core-nya Nexus 5.

    • dadot says :

      jadi kayaknya Jakarta ini harus jadi tulang punggung nih buat kebangkitan blackberry

      • AL says :

        katanya sih om kenapa BB mahal karena appliaksi bikin sendiri, ga kayak andro banyak pengembang yg berbaik hati buat bikin macam andro , makanya gede tuh harga jualnya , kastamer kena getah gaji yg bikin aplikasi..katanya ..nmaap kalo ngawur
        btw ane naksir nih ama jakarta kalo 2 jt..

      • dadot says :

        oh gitu, tapi sayang juga ya bikin aplikasi gak banyak yang pake, mungkin itu sebabnya aplikasi kurang laris

  5. Maskur says :

    jual murah
    bundling Whatsapp LIne Kakao
    wordpress Blogger dll heheh

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s