Efek Kawasaki tidak mesti selalu bagus

Ninja Mono dan, mungkin nantinya 250SL seperti menjadi pelajaran yang diajarkan Kawasaki bagaimana seharusnya membandrol produk. Kawasaki seolah-olah mengatakan mengandalkan nama besar tidak cukup, apalagi lantas harga dilambungkan setinggi mungkin. Bikin mereka, para konsumen, merasa segepok uang yang dikeluarkan sepadan dengan barang yang mereka tebus itu.

Tapi tidak selamanya pengajaran bagus itu berlaku. “Murid-murid” yang begitu menghayati pengajaran ini mungkin lantas menuding pembandrolan yang tidak seimbang (harga versus spesifikasi) merupakan tindakan yang tak wajar, sehingga barangnya jangan dibeli.

Pandangan “kacamata kuda” itu bakal mengarah ke, misalnya, Vespa Primavera. Memang mesinnya terbaru, tapi hanya bermesin 150cc, skuter/skutik, tenaga seadanya, model tidak agresif sama sekali, di jalanan pasti lemotnya minta ampun (spesifikasi di atas kertas), apa wajar dibandrol 30++ juta?

Bicara Vespa, bicara “siluman”, maksudnya keberadaannya ada, tapi tidak bisa dilihat secara kasat mata. Tidak percaya? Tanya saja sama pemilik Vespa 😉

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardot

Arif Rakhman (a.k.a ardaisme) is an English-Indonesian translator, capable of handling up to 5000 words a day on various topics and fields of interest. Shall you have urgency in translation, he can be contacted at saya@arifdadot.com for further discussion.

10 thoughts on “Efek Kawasaki tidak mesti selalu bagus

  1. kodokijo

    Vespa itu sesuatu bangets, jd gak bisa dinilai dgn uang. Banyak hal yg gak bisa dinilai dgn cara yg lumrah. Kalo udah nyentuh ke mslh kepuasan batin, susah utk memakai nalar yg umum berlaku. Kalo mslh banderol yg dipatok KMI, sy yakin justru emang itulah celah kelemahan kedua pabrikan besar kelas teri tersebut, dan itu dimanfaatkan dgn baik oleh KMI. Lagi pula emang itulah strategi KMI utk “menghajar” lawannya. Bikin AHM & YIMM puyeng soal price positioning produk mereka. Gak bisa cuan (untung) gede lagi deh, wkwkwkwkwk……

    1. dadot Post author

      nash cucoks juga disamain dengan “siluman”, bisa dirasain tapi dikasih tau ke orang lain buat dirasain, belum tentu nyambung yang dikasih tau itu 😀

Comments are closed.