Suksesor Tiger terimbas revolusi klub Eropa?

2-3 musim lalu jika Barcelona yang bertanding, sebaiknya matikan saja siaran TV. Hasilnya sudah bisa ditebak: pasti menang. Yang masih menarik disaksikan adalah mau berapa gol digelontorkan. Kini, sejak berganti pelatih Barcelona terseok-seok di papan atas. Di liga Eropa lainnya pun sama saja. eMyU yang pernah digdaya dengan opa Fergie harus kepayahan menghadapi tim kelas bawah. Itu pun berakhir dengan kekalahan.

2-3 lustrum lalu jika kita ditanya tentang motor batangan yang enak diajak ke mana-mana, tidak perlu pikir panjang kita pasti menjawab Tiger. Tiger 2000, Tiger Revo, atau Tiger Asimetris sama saja; merujuk ke satu motor penjelajah nan gagah buatan AHM (d/h Federal Jakarta) yang tangguhnya bukan kepalang.

Kini, sejak Vixion dirilis tahun 2007 dan Pulsar 200 mulai menggerogoti pesonanya, Tiger tak ubahnya macan tua yang siap menanti ajal. Harus ada suksesornya.

Namun malangnya situasi terkini sudah berbeda. Kompetisi begitu menghebat; hypercompetition. Belum brojol sudah dinanti predator-predator buas yang penjualannya sudah bertengger di angka luar biasa. Tercatat, Vixion, Z250 sudah jadi bintang di kelasnya.

Memang belakangan ini santer beredar gambar yang diduga menjadi penerus Tiger di segmen 250 cc. Soalnya jika bukan itu, mau ambil basis dari mana? Bikin desain dari awal? Heloooooo ……… 😆

Desainnya keren, pantas meneruskan trah Tiger yang legendaris. Namun itu ternyata belum cukup karena di saat hampir bersamaan, satu sketsa yang diduga Kawasaki SL250 giliran menghujani blogosphere.

Mengandalkan nama besar saja tidak cukup, entah Tiger atau Honda, atau keduanya. Dengan penilaian awam bahwa desain calon Tiger itu cenderung kalem sementara 250SL terasa agresivitasnya, butuh banyak hal untuk meyakinkan calon pembeli agar melirik penerus Tiger ini.

Advertisements

15 comments on “Suksesor Tiger terimbas revolusi klub Eropa?

  1. Pingback: Gagal Rontokkan Ninja 250R, Suntik Mati Euthanasia Sudah Menanti R25 Demi NMax | ArDa

  2. Pingback: Intip NM dan PR Saat Telanjang | ARIFDADOT

Comments are closed.