Rottweiler yang pernah dibiarkan sekarat kini tak sama lagi

Jelas-jelas hanya berbalut tulang. Lusuh, hampir tak dikenali. Dikira seekor mastiff. Tiny beruntung bertemu dengan Sean McCormack.

Tiny, seekor rottweiler, ditelantarkan di jalan dan dibiarkan untuk ajal datang menjemput di kawasan Taipei. Tapi seorang ekspatriat Inggris menemukan dan membawanya ke The Sanctuary, rumah anjing yang ia kelola.

Kata Sean,

Awalnya saya menduga ia seekor mastiff, saking kondisinya yang parah. Tapi teman saya, Jeff, pemilik dua ekor rottweiler yang juga diselamatkan dari kondisi serupa, langsung mengenalinya sebagai rottweiler.

Sean menambahkan,

Perkembangan lambat, tapi tampak, dan lantas ia termasuk beruntung karena tidak harus berlama-lama mengalami kudisan di kulitnya.

Meskipun awalnya disebutkan sangat agresif, di The Sanctuary Tiny kini menjadi salah satu penghuni paling manis yang dirasakan para relawan.

Pemulihan luar biasa yang Tiny tunjukkan mengganjarnya dengan penghargaan “Best Dog” dalam kontes The Ruffs, hasil pilihan lebih dari 300.000 orang di halaman Facebook RSPCA.

Menurut Sean, selain lingkungan alami yang membahagiakan dan makanan bergizi, pemulihan menakjubkan Tiny turut dibantu Dr. Yang dari YangMing Veterinary Hospital di Taipei.

Sean McCormack, ekspatriat asal Folkestone, Kent, pindah ke Taiwan 15 tahun silam dan mendirikan The Sanctuary untuk memelihara binatang buangan untuk kemudian diadopsi.

Sean McCormack dan Tiny setelah pulih

Sean McCormack dan Tiny setelah pulih

Sayangnya, semua penghuni The Sanctuary terancam tak punya rumah setelah pemilik bangunan memutuskan ingin menjualnya. Lewat kampanye IndieGoGo, Sean berharap menarik perhatian publik internasional atas masalah ini.

Kami ingin membeli lahan yang lega seluas 2,5 akre agar anjing, kucing, babi, kelinci, tupai, merpati, landak, burung kesturi, dan tak lama lagi, rusa, punya rumah bahagia yang permanen

Sumber : DailyMail

Advertisements

12 comments on “Rottweiler yang pernah dibiarkan sekarat kini tak sama lagi

Comments are closed.