Garis putus-putus dan garis nyambung terus

Rehat sejenak dari Jokowisphere 😀

Luput juga dari corak baru Yamaha Factory Racing (kini menjadi Movistar Yamaha).

Sekarang tentang garis putus-putus dan garis nyambung terus di jalan raya.

Sama-sama membelah jalan jadi dua bagian sama besar, mengapa harus dibedakan demikian?

Mungkin kebetulan kehabisan cat *asal njawab :mrgreen: 

Garis putus-putus; biasanya di jalan yang cukup lebar, jarak pandang sangat baik, boleh menyalip kalau memungkinkan

Garis nyambung terus; sering ditemukan di jalan menikug, juga sempit, dan tak mungkin diperbolehkan menyalip, karena pasti menyita bagian dari arus berlawanan.

Terkadang kita lihat ada sebagian pengendara yang menyalip di jalan dengan garis putus-putus. Itu biasanya lalu lintas arus berlawanan sedang sepi. Namun, saat mereka memaksa ketika arus lalu lintas sedang padat, itu sangat membahayakan semuanya.

Bayangkan sendiri, menyalip di jalanan menikung di mana ada garis nyambung terus.

Advertisements

3 comments on “Garis putus-putus dan garis nyambung terus

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s