Solo, Jakarta; selepas Indonesia lalu apa?

Selain didukung, banyak juga yang keberatan Jokowi maju sebagai capres dari PDIP.

Coba simak keluhan mereka di sini.

Dengan tren yang ia buat sendiri, orang-orang bisa saja bicara seperti ini: Nanti setelah jadi presiden RI, tidak tuntas pula menjabat. Akan ke mana lagi?

Mungkin Indonesia dianggap di level tertinggi untuk urusan jabatan politik. Tapi, sesungguhnya tidak demikian.

Masih ada pilpres FIFA tahun depan. Sepp Blatter siap mempertahankan. Michel Platini masih pikir-pikir setelah Brasil. Jokowi boleh juga kok mengajukan diri, tapi gak janji dikabulkan loh 😆

Atau, kalau mau, calonkan diri sebagai presiden partai sebelah* tak apa juga kan?

*Ketua umumnya disebut presiden 😉

Advertisements

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4
This entry was posted in Transisi. Bookmark the permalink.

5 Responses to Solo, Jakarta; selepas Indonesia lalu apa?

  1. Sigit says:

    hmm.. cuma dia yang tahu mau ke mana lagi 😀

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s