Parpol paling gurem dalam pemilu 9 April 2014

Gurem secara harafiah adalah nama untuk serangga sangat renik. Saking kecilnya, keberadaan serangga ini hanya bisa dirasakan, karena penampakannya tak ubahnya seperti butiran pasir. Gurem sangat dibenci terutama para peternak ayam karena gemar mengerubungi ayam betina yang sedang mengeram, berpotensi menggagalkan janin ayam menetas.

Mungkin karena ukurannya yang dapat diabaikan, gurem lantas dipinjam untuk mengistilahkan sesuatu yang tak bisa menghadirkan perlawanan berarti. Dalam sepakbola, tim gurem berarti tim tak berdaya, puluhan gol selalu digelontorkan di gawangnya, dan tak pernah berdaya saat bermain. Mudah saja menentukan tim gurem. Lihat di klasemen dan cari tim mana yang paling terjerembab di dasarnya itulah tim gurem.

Label “gurem” ternyata tak hanya manjur digunakan di sepakbola. Dalam pemilu (legislatif) yang bakal dihelat 9 April 2014 nanti, label “gurem” cocok juga diterapkan untuk menentukan pilihan. Yahhh ini sih opini pribadi saja ya. Di saat cukup banyak orang memutuskan apatis dengan gawe ini mengingat kelakuan memuakkan orang-orang terpilih dalam 5 tahun terakhir, kita ternyata bisa tetap memilih lho, bukannya golput. Pilih saja parpol gurem. Nah, masalahnya parpol mana yang termasuk gurem itu?

Tak ada! Karena tiap parpol tidak mau dijadikan underdog layaknya salah satu tim dalam Liga Champions. Lagipula memang susah menentukan parpol mana layak disebut gurem karena di tiap masa kampanye mereka selalu mengerahkan massa. Tiap parpol pun aktif dibahas dan diberitakan di mana-mana. Jika patokannya adalah parpol yang paling ramai dalam pemberitaan, itu berarti kategori untuk Jawara dong. Yahhh, misalnya saja, PDIP, Golkar, atau PKS; mana paling jawara di antara mereka?

Label gurem ini pada akhirnya dikembalikan pada kita yang memutuskan menggunakan hak pilih, namun muak dengan sepak-terjang partai besar di parlemen 5 tahun terakhir.

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardot

Arif Rakhman (a.k.a ardaisme) is an English-Indonesian translator, capable of handling up to 5000 words a day on various topics and fields of interest. Shall you have urgency in translation, he can be contacted at saya@arifdadot.com for further discussion.

9 thoughts on “Parpol paling gurem dalam pemilu 9 April 2014

Comments are closed.