Link

Dengan Bayern Muenchen sukses membekap Manchester United dengan skor meyakinkan 3-1 di Allianz Arena dan Barcelona harus merelakan nasibnya dihentikan oleh skuat Atletico Madrid, Perempat final Liga Champions Eropa sudah tuntas. Kemenangan dramatis dan pertandingan yang menegangkan menghiasi babak ini. Di Signal Iduna Park, Borussia Dortmund mampu membalikkan situasi mustahil kala dihajar Real Madrid 3-0 di Santiago Bernabeu dengan menggelontor sepasang gol ke gawang Iker Casillas. Meskipun itu belum cukup mengantar tim asuhan Juergen Klop meretas jalan ke semifinal dua musim berturut-turut, skuat Los Galacticos tidak diberi jalan mulus melenggang ke semifinal.

Stamford Bridge lebih menumbuhkan bulu kuduk saat Chelsea harus menunggu hingga menit ke-87 untuk memastikan satu tiket semifinal dengan gol Demba Ba, meskipun bagi Jose Mourinho, sang pelatih, hal itu belum sepenuhnya aman sampai peluit akhir ditiup.

Siapa lawan siapa di babak empat besar ini bakal tersaji seusai pengundian yang dilakukan di Nyon, Swiss hari ini, Jumat (11 April 2014). Pengundian yang dilakukan tengah hari waktu setempat itu berpotensi menghadirkan Déjà vu dengan Atletico Madrid sedikit menodainya. Tiga tim lainnya; Real Madrid, Chelsea, dan Bayern Muenchen punya kenangan satu sama lain.

Real Madrid vs Bayern Muenchen

Jika ini salah satu hasil pengundian, semua ingatan akan tertuju pada babak yang sama di tahun 2012. Publik tak akan lupa bagaimana Madrid yang dikalahkan 1-2 di Allianz Arena mampu melambungkan asa ke final di stadion yang sama saat Cristiano Ronaldo memborong dua gol di Santiago Bernabeu, membuat Madrid unggul agregat 3-2 atas Muenchen, sebelum disamakan oleh Arjen Robben dari titik putih untuk memaksakan perpanjangan waktu dan adu penalti. Di sini Madrid kalah dramatis karena hanya Xabi Alonso yang sukses menceploskan bola dengan CR7, Kaka’, dan Sergio Ramos diblok atau melambung tendangannya. Gol Bastian Schweinsteiger memastikan ambisi La Decima Real Madrid harus kembali pupus.

Jadi, Real Madrid punya kepentingan khusus di babak ini. Mereka ingin menahbiskan diri sebagai klub tersukses (saat ini 9x juara), mengukir rekor sendiri dengan La Decima, danjika bertemu Bayern Muenchen — menuntaskan kedongkolan karena pernah kalah di kandang sendiri.

Bayern Muenchen vs Chelsea

Kini giliran Bayern Muenchen yang punya uneg-uneg. Bayern datang ke final liga Champions 2012 dengan keunggulan segalanya. Bermain ultra ofensif, tapi punya pertahanan sama kuatnya, dan final dihelat di Allianz Arena. Tiga keuntungan yang niscaya membuat semua pengamat menjagokan Muenchen bakal menang mudah lawan Chelsea yang dalam semifinal di Camp Nou defensif banget meskipun sukses mencuri gol injury time lewat Fernando Torres. Faktanya ternyata Muenchen harus menangis dua kali. Pertama, gol telat Chelsea di menit-menit akhir membuyarkan ambisi Muenchen mengangkat trofi telinga lebar. Kedua, kalah adu penalti.

Sebenarnya, dendam dianggap lunas ketika mereka sukses membekap tim Stamford Bridge ini di piala super tahun lalu. Tapi, jelas bertemu dalam turnamen sama yang pernah menorehkan kenangan (suka maupun duka) jelas lebih greget.

Pep Guardiola vs Jose Mourinho

Ini bakal jadi pertemuan dua pelatih hebat. Persaingan keduanya makin sengit ketika menukangi dua tim dalam kompetisi yang sama, seteru abadi pula. Pep di Barcelona dan Mourinho yang direkrut Real Madrid selepas membawa Inter Milan treble tahun 2010 memanaskan La Liga hingga suhu tertinggi! Di tingkat turnamen, keduanya sebenarnya jarang bersua. Jadi jelas jika tim kedua pelatih ditakdirkan bertemu, pertandingan itu bakal mengungkit semua emosi yang pernah tersaji sebelumnya, terbaru adalah Piala Super Eropa dengan Pep mengungguli Mourinho.

Advertisements

15 comments on “Atletico Madrid sedikit merusak semifinal Déjà vu

  1. Pingback: Deja vu Bayern Muenchen dan Real Madrid | arifdadot.com

  2. Pingback: Atletico Madrid memang merusak segalanya | [Ar.Da] Translator

  3. Pingback: Pekan ini yang mendebarkan | [Ar.Da] Translator

  4. Pingback: Sukses Juventus Melaju Di Liga Champions Belum Bisa Menghapus Kenangan Buruk Juventini | ArDa

  5. Pingback: Prediksi Drawing Perempat Final Liga Champions Eropa 2014/2015 | ArDa

  6. Pingback: Prediksi Drawing Perempat Final Liga Champions Eropa 2014/2015 | ARIF DADOT

Comments are closed.