Mau Jadi Apa Kita? Ekstrem Kanan, Kiri, Poros Tengah? Kita Tentukan Sendiri

Dalam perjalanan kita, berada di ekstrim kanan, kiri, poros tengah sangat mungkin terjadi. Tapi semua itu sepenuhnya ditentukan nalar kita yang mengukur semua variabel yang berlaku saat kita melaju dalam perjalanan kita. Saat kita sudah sampai di tujuan kita, cara kita melaju itu akan selalu diingat oleh mereka yang melihat kita sepanjang perjalanan tadi.

Bagaimana? Kita ingin ada di ekstrem kanan? Ekstrem kiri? Atau cukup poros tengah? Kalo dalam kehidupan bernegara, mungkin yang terbaik adalah poros tengah ya karena terlalu ke kanan atau ke kiri itu tidak bagus. Tapi ini di jalan raya di mana semua pengguna jalan jadi satu: Pejalan kaki di trotoar pastinya, pesepeda di jalurnya – semoga diwujudkan -, motor roda dua — karena ada CanAm dari BRP, dan akhirnya roda 4+. Kita menganut paham kiri, maksudnya melaju di lajur kiri yah 😆

Nah sekarang bagaimana? Melaju di lajur kiri lalu berada di ekstrem kiri, paling pinggiiiiiiiirrrr pake bingitz? Jelas gak mungkin juga. Lha wong Komponen jalan itu ada median jalan, dua lajur, dan jangan lupa bahu jalan untuk situasi sewaktu-waktu. Jadi kalo kita terlalu ekstrem kiri, kita melaju di bahu jalan yang bukan untuk terus digunakan. Sebaliknya, di poros tengah? Ini juga tidak pantas dan ketauan banget kalo SIMnya nembak. Lha wong di tengah itu kan tempatnya median jalan. Apalagi kalo pas ada pengendara yang ugal-ugalan. Meskipun jalannya digambari garis lurus tak terputus, tetap aja dia nekat menyalip. Kalo ngotot berkendara di poros tengah jalan yang tanpa median, bisa-bisa kita remuk sama pengendara itu.

Jadi, yang terbaik itu adalah tidak ekstrem kiri, apalagi ekstrem kanan, tidak juga di poros tengah. Tapi kita bisa perkirakan laju kendaraan kita. Kalo mau dibuat perhitungan yang matematis, ambillah 1/4 bagian dari lajur berkendara kita. Jadi itu terlihat tidak terlalu ke pinggir kiri, dan jelas tidak makin ke kanan. Mengambil porsi 1/4 bagian jalan dari lajur berkendara pun memungkinkan pengguna yang searah dengan kita namun ingin cepat-cepat menyalip lebih nyaman dan aman.

Advertisements