Membahas Trotoar Tak Ubahnya Debat Telur atau Ayam

Unsur jalan raya tidak hanya bagian yang dilewati kendaraan. Ada juga bahu jalan dan sama pentingnya dengan lajur kendaraan adalah trotoar. Kecuali di jalan tol dan jalan luar kota, trotoar wajib ada untuk mengakomodasi kebutuhan pejalan kaki. Pengguna jalan ‘kan tidak hanya kendaraan bermotor. Namun sayangnya kenyataan di lapangan menegaskan bahwa pejalan kaki senantiasa terpinggirkan. Bayangkan posisi legalnya sudah di pinggir sekarang makin terpinggirkan dengan abainya pemerintah menyediakan trotoar ini.

trotoar di Jl. M.H. Thamrin

trotoar di Jl. M.H. Thamrin

Namun, jika lantas ada pihak ketiga yang menuntut pemerintah agar segera menyediakan trotoar, ini akan berputar-putar dalam lingkaran setan layaknya penentuan telur atau ayam yang duluan muncul. Bahwa telur dari ayam, tapi ayam dari telur: Siapa yang duluan untuk mengeluarkan siapa? Bisa saja para pejalan kaki atau masyarakat transportasi menuntut penyediaan trotoar di sepanjang jalan raya tapi pemerintah mungkin mengelak dengan menuding bahwa trotoar sudah disediakan pun tak ada pejalan kaki yang menggunakannya. Belakangan, malah digunakan untuk pedagang kaki lima dan kendaraan bermotor yang “korup”. Pejalan kaki berkilah, bagaimana trotoar akan digunakan sementara kehadirannya ternyata tidak ada? Pemerintah mungkin melihatnya dari sisi efisiensi bahwa kalau disediakan harus digunakan, sementara pejalan kaki melihatnya dari segi pemenuhan tanggung jawab pemerintah: sediakan saja dulu nanti kami gunakan kok.

trotoar pedagang K-5

trotoar pedagang K-5

 Polemik trotoar mungkin diperparah oleh produksi sepeda motor yang menggila, kemudahan memperoleh sepeda motor yang mudah, dan gaya hidup kita yang makin jauh dari olah fisik. Ditambah dengan pemerintah yang sering terlena sampai kita, para rakyat sendiri yang menjewernya, tersedianya trotoar mungkin masih jauh dari terwujud dan para pejalan kaki harus terus berjibaku dengan pengendara motor yang egois dan tidak mau mengalah.

Advertisements

5 comments on “Membahas Trotoar Tak Ubahnya Debat Telur atau Ayam

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s