Menanti Gebrakan Triumph Indonesia

Meskipun konon baru diresmikan bulan September kelak, Motor Triumph sudah punya agen resmi di Indonesia yang sejauh ini sudah mengadakan media workshop sebagai kampanye woro-woro. Dengan demikian, pemilik motor Triumph kini dan seterusnya sudah mendapatkan jaminan kepastian terkait layanan purna-jual, termasuk servis dan suku cadang. Konsekuensi sebagai agen resmi pemegang merek, Triumph Indonesia bakal perlu rutin mengadakan acara promosi untuk menaikkan kesadaran publik terhadap merek Triumph.

Triumph Bonneville sumber: kompas.com

Triumph Bonneville
sumber: kompas.com

 Acara promosinya tentu tak jauh-jauh dari karakteristik motor dan merek Triumph itu sendiri. Mungkin saja mengambil tema tentang dunia klasik yang bukan klenik 😆 atau merujuk pada salah satu jajaran produk yang dimilikinya, Triumph boleh juga mengadakan kegiatan jelajah negeri (pinjam dari Suzuki boleh ya :mrgreen: )

panji Suzuki Jelajah Negeri

panji Suzuki Jelajah Negeri

Triumph India sudah tuntas melakukannya, dari Kanyakumari ke Kashmir. Jarak dua tempat ini kasarnya adalah dari bagian tengah daratan India ke bagian pucuknya ke utara (silakan lihat peta). Soal motor mana yang bakal dipakai, itu sudah gamblang sekali. seri Triumph Tiger pasti sangat andal dalam melibas berbagai medan selama perjalanan.

Triumph Tiger sumber: Merdeka.com

Triumph Tiger
sumber: Merdeka.com

Menemukan medan yang tepat untuk perhelatan ini, jika positif diselenggarakan tentu tidak sulit. Silakan pilih rute sepanjang pantura mulai dari ujung timur Jakarta sampai kira-kira masuk kota Surabaya yang terkenal banyak lubang dan bergelombang. Kalau maunya medan yang beragam, gabungan garuk tanah dan jalanan beraspal, jalur antar kota yang ditengahi banyak hutan perawan dapat diandalkan. Dan, ini tidak harus diselenggarakan di pulau Jawa karena Sumatra, Borneo, dan Celebes, apalagi Irian, menawarkan sensasi serupa atau bahkan belum pernah dibayangkan sebelumnya.

Peserta acara ini jelas mereka yang sudah punya motor Triumph. Tak perlu mengundang pengendara tamu yang belum pernah menunggang moge untuk diberi keistimewaan menunggang motor Triumph. Ini moge dan moge itu butuh adaptasi. Apalagi bakal dikendarai dalam jangka waktu lama menempu berkilo-kilometer. Lagipula, selama ini pemilik Triumph pasti sudah banyak, termasuk jenis petualang dari seri Tiger ini. Atau, bisa pula mengundang sesama pemilik motor petualang, meskipun berbeda merek. Mereka ini tentu tak sulit beradaptasi dengan motor Triumph (siapa tahu juga setelah itu kepincut :mrgreen: )

Bagaimana, Triumph Indonesia? 😉

gambar 2 dari paperiders

Advertisements