Advertisements

WhatsApp Membosankan, Tidak Menyenangkan; Tapi Mengapa Masih Banyak Penggunanya?

Era BlackBerryMessenger sudah berakhir. Meskipun sekarang BlackBerryMessenger dibuat terbuka sehingga dapat diinstal di perangkat non-Blackberry (yaitu, Android, Windows Phone, dan Apple), BlackBerryMessenger sudah tidak mungkin mampu mereguk lagi kejayaannya di masa silam. Namun, kini WhatsApp yang dibuat untuk menyaingi BlackBerryMessenger dan kini sudah menjadi aplikasi pesan instan paling populer ternyata setali tiga uang dengan BlackBerryMessenger. Tidak ada yang istimewa di WhatsApp. Sama-sama aplikasi pesan instan, sama-sama menyediakan grup, pastinya sama-sama membosankan karena tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain cekikikan tidak jelas, termasuk di kerumunan orang. Lagipula, tidak usah berpura-pura, BlackBerryMessenger masih lebih unggul. Buktinya, saat BlackBerryMessenger sempat tumbang, banyak Androider yang justru aktif ngocehnya. 😆

Lalu, kalau keduanya begitu membosankan apakah ada alternatifnya? Telegram? LINE? KakaoTalk? Bukan semuanya. Tapi, coba sekarang instal WhatsApp+ (FBW siap-siap kecele 😆 ). Apa bedanya Whatsapp dan Whatsapp+?

WhatsApp+ lebih keren dari WhatsApp. Ini karena kita dapat merasakan suasana “Android” yang memungkinkan kustomisasi di sana sini. Kita dapat mengatur ukuran font, tampilan layar obrolan, mengubah warna grup, dan masih banyak lagi. Dan, jangan lupa. WhatsApp+ menyediakan lebih banyak emoji daripada WhatsApp biasa.

Jadi, mulai sekarang jangan berpikir WhatsApp yang terbaik. Karena WhatsApp+ sudah mengangkangi WhatsApp dan BlackBerryMessenger sekaligus. 😆

Advertisements

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

21 responses to “WhatsApp Membosankan, Tidak Menyenangkan; Tapi Mengapa Masih Banyak Penggunanya?”

  1. Bintang Jati says :

    anyar manehh…

  2. sugimasihada says :

    Tetep ndak iso kirim file kayak BBM….

    😀

  3. Newbie says :

    udah nyari “whatsapp+” di google play, tapi kok ndak ada?

  4. Kobayogas says :

    wahhh ini, kudu join grup d’gujubar nih 😛
    ————–
    Sawasdeekrap…
    http://kobayogas.com/2014/09/25/oto-traveling-otomotif-di-negeri-gajah-putih-siapa-penguasanya/

  5. macantua says :

    ah engga, setiap hari selalu ribuan notifikasi masuk whatsapp saya…. maklum Grup Dgujubar on whatsapp isinya orang gila semua, ga perlu whatsapp+ karna yg ini udah ++ hahahahahaa

  6. nbsusanto says :

    wasap ki enteng.. :mrgreen:

  7. Benton says :

    hah baru tau ada whatsapp+. yang jelas keunggulan whatsapp adalah emoji2 nya yang dramatis dan lebay :))

  8. Emi S says :

    Tapi biar seru lawan chatnya harus pake whatsapp+ juga yah? kalau ga sama aja bener ga mas

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s