Dengan Kasus CB150SF Dan Mio Blue Core, Apa AHM Dan YIMM Sudah Impas?

AHM dan YIMM ini tiada akur-akurnya sedikit saja. Hampir tiap hari persaingan yang melibatkan keduanya selalu penuh dengan ketegangan dan perang urat saraf (psywar). Apa saja dilakukan untuk menjungkalkan lawannya, termasuk sedikit meniru dan memodifikasi desain. Ini menimpa Yamaha Vixion yang desainnya ditiru AHM untuk memproduksi CB150SF.

cast-gold-copy_2

Kini, YIMM seperti membalas perlakuan AHM itu untuk mengeruk untung. Yamaha Mio Blue Core ramai digunjingkan sangat mirip dengan Beat karburator. Garis-garis perisai kaki, kelangsingannya, juga lampu utama yang dipindah menjadi lampu bego benar-benar mengingatkan pada jagoan AHM itu semasa era injeksi belum datang.

Rasanya perbandingan yang dilakukan bang Iwan tentang seberapa mirip menyimpulkan bahwa Mio Blue Core memang mengambil cukup banyak garis desain Beat karburator.

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardot

Arif Rakhman (a.k.a ardaisme) is an English-Indonesian translator, capable of handling up to 5000 words a day on various topics and fields of interest. Shall you have urgency in translation, he can be contacted at saya@arifdadot.com for further discussion.

6 thoughts on “Dengan Kasus CB150SF Dan Mio Blue Core, Apa AHM Dan YIMM Sudah Impas?

  1. Pingback: Gagal Rontokkan Ninja 250R, Suntik Mati Euthanasia Sudah Menanti R25 Demi NMax | ArDa

  2. Pingback: Mahal tapi hati tenteram atau murah tapi bikin emosi? | ARIF DADOT

Comments are closed.