Menelusuri Berita Impor Kapal Joko Widodo

Setelah resmi menjadi presiden Republik Indonesia, bukannya mereda, Joko Widodo hampir tiap hari dikritisi. Buat saya ini tidak masalah karena soal perimbangan dan kontrol. Kalau dipuji terus jelas bakal melenakan. Tapi, kalau kecamannya tidak berdasar tentu sangat disayangkan.

Seperti kali ini tentang rencana impor kapal. Memang sangat disayangkan kalau itu sampai terjadi di tengah kampanye “berdikari” atau semacam “gunakan produk-produk Indonesia”. Tapi satu hal yang bikin penasaran adalah saat mengeklik tautan ini, ternyata halamannya kosong. Kalau tidak percaya, buktikan saja sendiri. :mrgreen: Kalau kosong, berarti ada apa-apanya. Makanya perlu diselikidi 😆

Internet itu bukan surat kabar kertas yang kalau ada halaman hilang kita tidak dapat protes pada penerbitnya untuk dikembalikan. Bermodal Google, penelusuran coba dilakukan dengan judul tautan kosong tadi sebagai kata kunci. Salah satu yang berhasil ditemukan adalah ini.

Keanehan selanjutnya yang ditemukan, selain tautan kosong tadi, adalah tiap berita yang dibaca tidak menyertakan sumber berita dari pihak presiden, entah Joko Widodo sendiri atau kementerian terkait atau orang yang ditunjuk presiden sebagai juru bicara.

Lantas, Liputan6 bikin heboh berikutnya. Portal berita terlengkap, teraktual, tepercaya ini turut menampilkan berita yang sama, tapi bertarikh 2013, persisnya 28 Januari 2013. Saya bikin tangkapan layar (screenshot) agar meyakinkan sekiranya kelak dihapus dari hasil pencarian Google :mrgreen:

industrikapal

Tulisan ini mungkin ada lanjutannya. Jadi nantikan penyelidikan berikutnya 😀

Advertisements