Papenburg Boleh Bernapas Lega Luput Dari Kecaman

Pemukim tetap pulau Jawa mungkin tidak mengetahui ada BUMN bernama PELNI. PELNI adalah perusahaan pelayanan nasional yang menghubungkan lima pulau besar Indonesia. Jadi, orang Jawa yang merantau ke salah satu dari lima pulau tersebut akibat misalnya program transmigrasi harusnya hapal dengan kapal-kapal khas PELNI yang berwarna dominan putih dan dihiasi aksen coklat muda. Dan, dari sekian banyak penumpang kapal tersebut, tak banyak yang mengetahui darimana asal Kapal-kapal PELNI yang namanya sering diambil dari nama gunung di Indonesia itu.

TahunbarualaPelni-PestatopengdiKMLambelu_4752

Kalau kita melawat ke laman wikipedia, di situ tercantum jumlah kapal yang dimiliki PELNI. Tertulis sebanyak 25 kapal telah menjadi andalan PELNI untuk melayani perairan Indonesia. Dan bagi mereka yang sering menaiki salah satu atau beberapa kapal PELNI itu, nama Papenburg pasti sesekali ditemukan di bagian mana saja di kapal PELNI yang dinaiki itu. Fakta ini jarang diungkap mengingat kapal PELNI pernah tidak begitu populer untuk diberitakan.

pelni-9Kini setelah muncul berita soal rencana impor kapal dari China dan karena itu presiden Joko Widodo dikecam, cukup mengherankan juga kalau Papenburg ini seperti dibiarkan melenggang dengan bebas. Padahal ini sama-sama impor, bahkan sama-sama mahal pula. Coba saya kutip dari sini:

KM Gunung Dempo merupakan kapal ke-24 yang dibangun dari kredit modal kerja KfW Jerman dengan masa konsesi 30 tahun. Pembangunan kapal ini menelan biaya sekitar 75 juta Euro atau sekitar 800 milyar rupiah.

nggapulu

Mungkin ada maksud berbeda di balik kecaman “kedaluwarsa” itu :mrgreen:

Advertisements