Mengapa Selebaran Ini Harus Dibuat?

Ketika YIMM baru saja menelurkan satu mahakarya yang begitu indah, Mio M3 Blue Core, salah satu dealer di Jawa Timur merusaknya dengan melancarkan kampanye negatif yang tidak elok. Tentu ini patut disayangkan karena berakibat blunder yang bakal mengganggu kinerja Mio M3 Blue Core beberapa bulan ke depan. Satu yang membingungkan, mengapa hal itu sampai harus terjadi? Kali ini kita akan bahas itu 😉

wpid-screenshot_2014-12-11-09-23-47

1. Inferior Complex

Ini semacam gangguan kepribadian. Biasanya menimpa mereka yang selalu saja gagal di depan. Di kelas tidak pernah juara satu, dia jadi minder dan memusuhi juara kelas. Timnas Indonesia tidak pernah menang, akhirnya selalu tidak yakin bakal menang saat menghadapi lawan mana pun. Jadi ini dugaan pertama mengapa selebaran itu dibuat. Kita tahu pangsa pasar Honda begitu superior beberapa tahun terakhir. Yamaha yang sebelumnya digdaya tak mampu mengimbanginya. Karena selalu berada dalam tekanan dan tidak pernah, reaksinya kurang lebih seperti inferior complex yang cenderung negatif.

2. Performa MotoGP

Sebenarnya masih berkaitan dengan no. 1 di atas, tapi dipecah saja ketimbang kepanjangan. Sudah dua musim terakhir, tim Yamaha selalu jadi pecundang. Kalau sudah begitu, apa yang dapat dibanggakan saat menjual motor Yamaha untuk menggaet calon pelanggan? Apalagi beberapa produknya disebut sebagai DNA MotoGP. Pastinya malu besar sudah menyandang nama tersebut tapi prestasi di MotoGP ternyata nol besar. Akhirnya, lagi-lagi cara kampanye negatif saja yang ditempuh. Gampang.

3. Tidak Yakin Dengan Produk Sendiri

Mungkin pembuat selebaran ini ketiduran saat mengikuti pelatihan produk baru. Jadi, ia kelupaan fitur-fitur menarik apa saja yang ada di produk yang ia promosikan untuk memikat calon pembeli. Sebagai cara instan, cara kampanye negatif langsung ditempuh untuk mendapatkan penjualan.

Penutup

Untuk Mio M3 Blue Core semoga kejadian seperti ini jangan sampai terjadi lagi.

Advertisements

10 comments on “Mengapa Selebaran Ini Harus Dibuat?

  1. Setuju…BC cuma kepake pembeli yg IQ nya jongkok…orang yg cerdas akan selalu melihat BC sebagai aura negatif dan akan memandang produk yang ditawarkan dengan pemikiran terbalik…produk yang baik dengan marketing yang buruk akan menimbulkan tanda tanya besar “ADA APA”…kalo yang jualan aja pikirannya udah negatif apalagi produknya…yang memang secara tidak sengaja pada kenyataannya produknya memang jelek…:)

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s