Suzuki Inazuma Membawa Blog ArDa Di Halaman Pertama Hasil Pencarian Google

For English version, please read this link

Ketekunan menulis tentang Suzuki Inazuma cukup membuahkan hasil. Saat mengetikkan kata kunci Suzuki Inazuma YouTube di mesin pencari Google, blog ArDa ternyata termasuk dalam halaman pertama hasil pencarian mesin pencari Google. Tambahan YouTube bukan tanpa alasan. Ini karena selain belum punya unit sendiri Suzuki Inazuma, tak ada juga yang meminjamkan, akses YouTube menjadi satu-satunya yang memungkinkan untuk menulis tentang Suzuki Inazuma.

suzuki-inazuma-2501.jpg

Tapi mengapa Suzuki Inazuma? Bukan motor yang lain yang jauh lebih terkenal? Di sinilah falsafah samudra biru dan samudra merah. Sebagai blog nubie yang jauh tidak dikenal, bersaing bersama para blogger raksasa dalam samudra merah jelas tidak memungkinkan. Di sini sekaligus strategi yang diterapkan Susi Pudjiastuti saat mendirikan Susi Air diadopsi. Susi Air tidak mungkin bertarung di rute gemuk yang dihuni Garuda, AirAsia, Lion Air, dan sebangsanya. Susi Air memilih menerbangi rute-rute perintis. Hasilnya Susi Air malah dikenal di daerah-daerah pinggiran tanpa harus direcoki maskapai penerbangan besar. Istilahnya masing-masing sudah punya jalurnya sendiri-sendiri. Jadi, dengan konsisten menulis tentang Suzuki Inazuma, blog ArDa menikmati sendiri popularitas halaman pertama hasil pencarian Google di samudra biru tanpa harus diganggu para blogger raksasa πŸ˜†

suzuki-gw250s-2014-06

Silakan ketikkan Suzuki Inazuma di YouTube di mesin pencari Google kalau ingin membuktikan πŸ˜‰

Advertisements

11 comments on “Suzuki Inazuma Membawa Blog ArDa Di Halaman Pertama Hasil Pencarian Google

  1. Pingback: Suzuki Inazuma Brings ArDa On First Page Of Google Search Engine Results | ArDa

  2. Pingback: SEO Memang Ada Atau Hanya Mitos? | ArDa

  3. Pingback: Beredar foto-foto acara test ride Suzuki Address Malang-Surabaya! Suzuki lakukan operasi kontra-intelijen terhadap Vario 150! | ArDa

  4. Pingback: Anti Jemuran, Ini Cara Sebar Blog Sendiri Yang Tidak Meresahkan | Arif Dadot

  5. Pingback: Nyanyian sunyi si badai kesepian yang nyaring tak terdengar | ARIF DADOT

Comments are closed.