Penyebab Joko Widodo Tidak Terpilih Sebagai Person Of The Year TIME

Joko Widodo disebut-sebut bakal menjadi person of the year versi TIME setelah majalah tersebut membuat sampul depan yang menarik.

Berita-Politik-Hari-Ini-Jokowi-Disebut-Majalah-TIME-Sebagai-A-New-HopeNamun ternyata seiring berjalannya waktu, presiden Joko Widodo harus puas terus dikalahkan Narendra Modi dari India. Pada akhirnya, person of the year TIME diberikan pada tim dokter dan perawat yang menangani virus ebola. Mengapa polling yang dilakukan majalah TIME itu tidak berhasil dimenangi presiden Joko Widodo?

Penetrasi internet di Indonesia masih sangat terbatas dan tak merata. Mungkin ini jadi satu alasan mengapa seperempat miliar warga Indonesia tidak memilih presiden Joko Widodo. Tapi dari sekitar 10% pengguna internet kalau semua serentak memilih bisa saja memang presiden Joko Widodo yang dimenangkan. Pertanyaan sama juga untuk Narendra Modi, sebenarnya.

Sepertinya sisa-sisa pilpres 2014 yang ketat masih terbawa hingga ke polling tersebut. Dari 10% itu, tentu tak semua adalah pendukung Joko Widodo. Jadi mereka ini tidak memilih. Tapi ada lagi penyebab lain yang menyebabkan raihan suara presiden Joko Widodo di jajak pendapat itu terus turun: grup Facebook Jokowi for president tidak efektif mengampanyekan soal jajak pendapat ini, di samping mungkin jumlah anggota yang fantastis tidak menunjukkan loyalitas sejati pada presiden Joko Widodo.

Terakhir, kekalahan presiden Joko Widodo tentu saja karena wabah ebola yang sedang jadi perhatian dunia. Jadi wajar pula kalau tim dokter dan perawat itu yang menang.

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardot

Arif Rakhman (a.k.a ardaisme) is an English-Indonesian translator, capable of handling up to 5000 words a day on various topics and fields of interest. Shall you have urgency in translation, he can be contacted at saya@arifdadot.com for further discussion.