Potensi Perubahan Peta Otomotif Tahun 2015

Tidak seperti tahun-tahun baru sebelumnya, memasuki awal 2015 rakyat otomotif Indonesia diberi kado manis: penurunan harga BBM. Kebijakan ini dilakukan menyusul harga dunia yang terus melandai mengingat produksi yang terus digenjot, terutama Arab Saudi. Dengan demikian, lontaran sakit hati “salam dua ribu” yang dulu dikondangkan mereka yang gagal move on akan kembali direvisi. Sebelum kebijakan, harga premium adalah 8500,- per liter. Mulai besok, seliter premium dapat ditebus 7600,- namun sudah tanpa subsidi.

Dengan harga pertamax diperkirakan turun menjadi 8700,- seliter di bulan Januari, peta otomotif di Indonesia tahun depan bisa saja berubah. Selisih premium dan pertamax bakal tidak signifikan. Rasanya para pemotor terutama lebih suka mengisi pertamax yang dikenal lebih bersih bagi mesin dan dalemannya. Kalau sudah begini, pabrikan mungkin tergoda atau tertarik mendatangkan atau memproduksi motor dengan nilai kompresi yang lebih tinggi. Mungkin pula produksi motor-motor berkompresi rendah akan dihentikan, lantas kapasitas produksinya dialihkan untuk merakit motor-motor berkompresi tinggi.

Mungkin saja tahun depan adalah tahun moge. Siapa tahu?

Advertisements

One comment on “Potensi Perubahan Peta Otomotif Tahun 2015

  1. Pingback: Potensi Perubahan Peta Otomotif Tahun 2015 | ArDa

Comments are closed.