Begini Akibatnya Kalau Bercanda Di Whatsapp Tanpa Emoji

Di era seluler yang makin canggih, WhatsApp turut meraih popularitas. Pesan instan yang dulunya lama sampai sekarang dalam sekejap sudah dapat dibaca. WhatsApp pun mendekatkan yang jauh, dan merapatkan yang mendekat :mrgreen: Tapi terkadang ada juga akibat fatal dalam menggunakan WhatsApp, jika tidak hati-hati tentu saja.

emoji_01

source: veraloft.net

Seringkali dalam suatu grup yang sudah gayeng, komunikasi berlangsung seperti percakapan tatap muka. Artinya semua candaan dilakukan seperti kita melihat ekspresi lawan bicara kita. Padahal ini di WhatsApp yang sepenuhnya lewat teks atau media kaku. Jadinya terkadang candaan yang kita maksudkan murni untuk bercanda sering disalahartikan. Di sinilah pentingnya emoji dan WhatsApp sudah tahu itu.

Karena itu, jangan lupa sertakan emoji apa pun yang sekiranya mewakili maksud kita. Kalau untuk meledek bercanda, sertakan emoji dengan wajah-wajah konyol, orang berlari sambil mengepulkan asap. Itu semua agar tidak ada salah sangka dan menyinggung orang yang sensitif 😆

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardot

Arif Rakhman (a.k.a ardaisme) is an English-Indonesian translator, capable of handling up to 5000 words a day on various topics and fields of interest. Shall you have urgency in translation, he can be contacted at saya@arifdadot.com for further discussion.

7 thoughts on “Begini Akibatnya Kalau Bercanda Di Whatsapp Tanpa Emoji

  1. Pingback: Selamat Untuk Grup Motuba Yang Sukses Mengalahkan Jatimotoblog | ArDa

  2. Pingback: Mitos Sesat Windows 8.1 Beroperasi Mulus Harus Diluruskan Agar Tidak Menyesatkan | Arif Dadot

Comments are closed.