Pengalaman Membuat Related Posts Di WordPress Dan Blogspot

arifdadot.com – Dua platform blogging paling terkenal di Indonesia, WordPress dan Blogger a.k.a. Blogspot, menjadi pilihan utama untuk menuangkan uneg-uneg digital. Meskipun relatif lebih baru di Indonesia, WordPress terbukti mampu mengimbangi popularitas Blogspot berkat pengalaman pengguna yang memuaskan karena tak perlu banyak utak-atik, hanya fokus menulis. Kali ini saya coba berbagi pengalaman mencicipi fitur related posts di kedua platform tersebut: WordPress dan Blogspot.

Related posts itu gunanya menjaga pembaca tetap setia di blog kita. Di bawah  tiap pos yang sedang ditampilkan, ada susunan pos yang otomatis muncul kalau kita menuliskan kode tertentu. Jadinya pengunjung pun betah berlama-lama di blog kita, karena related posts terlihat seperti sekuel film, selalu ada lanjutannya. Membuat related posts di WordPress cukup mudah, apalagi sudah ada tutornya langsung disediakan WordPress. Kita bisa menentukan berdasarkan tag atau kategori, juga dalam berbagai tampilan (teks saja, teks+gambar, gambar bisa diatur ukurannya). Jadi kalau kita tertarik menulis tentang satu topik, misalnya sejarah MotoGP, benang merahnya tetap terjaga karena berurut di bawah tiap pos ber-tag atau berkategori MotoGP. Kelemahannya adalah ribet karena kita harus terus menulis kodenya di akhir tiap pos. Kalau lupa, tentu related posts tidak akan muncul.

Di Blogspot, membuat related posts sedikit merepotkan. Tapi ini sebenarnya seperti mencicil barang dengan DP tinggi di awal. Memang susah mengumpulkan uang lebih banyak untuk DP lebih tinggi, tapi di belakangnya cicilannya sangat ringan. Di Blogspot, kita harus repot-repot dulu mencari kode-kode njelimet itu, lantas makin repot lagi menentukan di bagian mana kode tersebut harus ditempelkan. Tapi, kita lantas tak perlu repot-repot menulis kode di akhir tiap pos karena semua akan otomatis berkat kode yang tadi di awal kita tempelkan itu. Kelemahannya adalah terkadang related posts jadi terlihat tidak nyambung dengan pos yang sedang dibaca karena Blogspot membaca semua label yang dipasang di pos yang sedang dibaca itu. Jadi, kalau misalnya di pos yang sedang kita baca itu labelnya adalah “wordpress” dan “blogspot”, maka daftar related posts akan berisi semua pos yang ada “wordpress” dan “blogspot” yang jumlahnya tergantung angka yang kita cantumkan juga.

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardaisme

Arif Rakhman (a.k.a ardaisme) is an English-Indonesian translator, capable of handling up to 5000 words a day on various topics and fields of interest. Shall you have urgency in translation, he can be contacted at saya@arifdadot.com for further discussion.

4 thoughts on “Pengalaman Membuat Related Posts Di WordPress Dan Blogspot

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s