Putri Indonesia Bikin Blunder Padahal Katanya Cerdas Karena Punya “Brain”; Di Situ Kadang Saya Merasa Sedih

Sosok cantik yang baru saja terpilih sebagai Putri Indonesia 2015 sukses memantik kontroversi. Itu terjadi setelah fotonya mengenakan kaus bergambar palu arit tersebar di media sosial. Kaus berdominan merah dengan palu arit berwarna kuning itu konon dikenakan dalam acara tanam pohon bersama sebelum terpilih sebagai Putri Indonesia.

Meskipun sekadar untuk menghargai pemberian teman, tindakan tersebut layak dianggap sebagai blunder, kendati ia belum menyandang status Putri Indonesia. Lambang palu arit rasanya tidak diragukan lagi langsung mengonvergenkan pikiran kita pada satu entitas yang konon saat ini sudah punah tapi bersifat laten. Tak perlu disebutkan namanya, lambang semacam itu bisa sekejap membangkitkan trauma mendalam bagi segelintir orang yang mengalami langsung kejadian yang selalu dikaitkan dengan organisasi itu. Bahkan tak perlu menyandang status Putri Indonesia pun, perempuan cantik itu harusnya sudah paham. Ditambah dengan stigma dengan kalau perempuan cantik pasti cerdas dan punya OTAK, kejadian itu harusnya tak perlu terjadi.

Mengaku berpikiran internasional bukan berarti ia diizinkan mengenakan kaus bergambar seperti itu. Berpikiran internasional saat menerima pemberian rekan dari negara berpaham yang kini masih dilarang di Indonesia dengan mengenakannya berarti menihilkan fakta kalau ia punya empati. Lagipula kalau berpikiran mendunia seperti itu harusnya paham dan sensitif terhadap isu-isu global, seperti kasus penyebutan warga kulit hitam sebagai kulit berwarna.

Klarifikasi yang diharapkan dapat meredakan situasi bahwa kejadian terjadi sebelum ia menyandang Putri Indonesia tak bisa membendung efek blunder yang telanjur bergulir deras seperti bola salju. Orang akan terus mengaitkan statusnya sebagai Putri Indonesia dengan aksinya yang dianggap sama tidak senonohnya itu dengan tindak asusila itu. Mungkin juga secara tidak langsung, aksi tak terpuji ini makin merendahkan citra Putri Indonesia yang belakangan ini terus terpuruk. Kesan kalau Putri Indonesia hanya asal diselenggarakan tanpa mempertimbangkan aspek-aspek signifikan seperti kecerdasan, dan hanya sekadar pamer fisik dan adu keseksian kerap mengemuka, ketimbang kesan anggun seperti pejuang wanita di masa kemerdekaan silam.

Mungkin akan susah menemukan lagi sosok Putri Indonesia sekelas Alya Rohali atau bahkan Kartika Sari Devi. Rasanya kita akan terus disuguhi Putri Indonesia yang sekelas dia yang bilang kalau Indonesia is my city.

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

4 thoughts on “Putri Indonesia Bikin Blunder Padahal Katanya Cerdas Karena Punya “Brain”; Di Situ Kadang Saya Merasa Sedih

  1. Pingback: Putri Nan Bebal Itu Sulit Sekali Meminta Maaf Secara Terbuka | [Ar.Da] Translator

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s