Advertisements

Jangan Pernah Percaya Pemancing Ikan Bisa Berlaga Di MotoGP

Kabar kurang sedap bagi fans Dani Pedrosa sepertinya menjadi berita menyenangkan bagi fans yang lain. Karena gangguan lengan saat membalap mengharuskan Pedrosa harus absen beberapa seri, timbul wacana untuk mengajak Casey Stoner kembali berlaga di MotoGP. Pensiun di puncak karir dan usia yang sebenarnya belum layak untuk gantung helm, Stoner begitu diharapkan untuk melakukan comeback-nya, mungkin di antaranya agar menjadikan tontotan MotoGP semakin seru.

Stoner gone fishing. photo credit:: motomondiale.it

Stoner gone fishing. photo credit:: motomondiale.it

Sebenarnya tak salah juga berharap seperti ini mengingat Marc Marquez yang merajai dua musim berturut-turut dianggap tak dapat ditandingi oleh pebalap mana pun, tidak juga oleh the doctor Valentino Rossi. Maka Stoner dianggap sebagai satu-satunya pesaing terberat Marquez, terutama karena kedigdayaan RC213V sedikit banyak hasil racikan Stoner beberapa musim terakhir. 

Tapi Honda dan Repsol membuat keputusan berani. Bukannya menuruti permintaan mainstream, Honda-Repsol memutuskan untuk merekrut Hiroshi Aoyama untuk membalap bersama Marquez sementara Pedrosa dioperasi dan menjalani pemulihan. Keputusan tidak populer ini jelas saja mengecewakan penggemar Stoner dan fans MotoGP yang terlihat tidak bisa menggunakan akal sehatnya dengan baik.

Honda Repsol telah membuat keputusan tepat. Memilih Stoner untuk membalap menggantikan Pedrosa hanya akan mencoreng reputasi Honda dan Stoner itu sendiri. Siapa yang mau percaya dengan pebalap yang pensiun bukan karena usia yang memaksa? Lalu setelah pensiun pun, sekali lagi, siapa mau percaya pada pebalap yang tidak pernah aktif di lingkungan kompetitif dan hanya menghabiskan waktunya dengan memancing?

Memang Stoner sering diminta untuk mengetes motor RC213V dan memberikan masukan. Tetapi tetap saja atmosfernya berbeda dibandingkan rangkaian balapan. Dan ini yang tidak pernah lagi dirasakan Stoner. Apalagi dalam cuitan terbarunya, Stoner mengaku kalau ia memang harus berlaga di Austin itu, ia tidak pernah serius, menganggapnya hanya senang-senang belaka.

Stoner memang pebalap hebat, namun itu dulu ketika ia begitu trengginas menaklukkan Desmosedici GP07-08. Stoner memang cepat dan gegas, tapi itu saat ia menunggang RC211V dan langsung jadi juara dunia. Stoner sekarang dapat dibayangkan seperti melihat Il phenomenon Ronaldo Luis Nazario de Lima yang gendut dan lambat.

Advertisements

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

9 responses to “Jangan Pernah Percaya Pemancing Ikan Bisa Berlaga Di MotoGP”

  1. Rio says :

    He’s too damn enjoy fishing time

  2. O=O says :

    sebenarnya HRC juga percaya akan skill yg dimiliki CS27, akan tetapi jika cm bersenang2 saja dlm balapan tetap akan gak menarik dan justru akan membuat image hrc & cs27 menjadi tidak baik utk atmosfer kedepan kecuali dgn target podium minimal
    nah dgn adanya konfrontasi itu maka ada kemungkinan CS27 akan comeback ke motogp tp pihak hrc akan menimbang kesiapan di atmosfer balap cs27 dgn suzuka 8 hour dlu baru kemungkinan thun berikutnya bisa diijinkan bertandem dgn MM93 tetapi tetap menunggu keputusan DP akhir musim ini/ akhir kontrak jika hal it terjadi

  3. Arif Dadot says :

    Affordable english-indonesian translator

    Arif Rakhman Professional English-Indonesian Translator Contact: WhatsApp 082143168889 BBM 553AA755 E-Mail arifnrakhman@gmail.com

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s