Berhenti Berharap, Bayern Muenchen Tuntas Di Semifinal UEFA Champions League Tahun Ini

Ketika Bayern Munich dikalahkan oleh Real Madrid dengan skor tipis (1-0) kala bertandang ke Santiago Bernabeu, banyak orang, bahkan mereka yang sama sekali tidak berpihak ke salah satu tim, optimistik bahwa putra-putra Bavaria di bawah asuhan pria botak dengan rambut-rambut wajah mulai kelabu akan dengan mudah membalikkan keadaan dengan meyakinkan.

Drawing Liga Champions Eropa, photo credit: uefa.com

Drawing Liga Champions Eropa, photo credit: uefa.com

Nyatanya, bertanding di hadapan khalayak Allianz-Arena tim asuhan Carlo Ancelotti sama sekali tidak gentar dan malah mengemas pulang kemenangan 4-0 yang mengejutkan. Madrid lantas terus melaju untuk menggenapi lemari trofinya menjadi La Decima. Itu terjadi tepat setahun silam, dan dengan dalih Jerman sedang mempersiapkan diri menuju Brazil 2014 dan Bayern Muenchen mayoritas mengisi skuat National Mannschaft, kekalahan memalukan itu mudah saja dimaafkan.

Di babak yang sama tahun ini Bayern Munich seperti diberi deja vu. Kembali berhadapan dengan tim asal Spanyol yang lebih ironis karena menghadapi mantan anak asuhnya di Katalan, Bayern Munich harus kembali tertunduk, kali ini jauh lebih dalam. Bukan 1-0, tapi Barcelona memberi Pep Guardiola tiga gol tanpa balas, yang memberi mereka kesulitan lipat empat saat melakoni laga kedua babak semifinal di Allianz-Arena karena harus menang dengan selisih empat gol.

2038519_w1

Sekejap saja publik sepakbola, bahkan yang netral, tetap optimistik bahwa Bayern Munich dapat membalikkan keadaan. Kali ini mereka becermin pada hasil pertandingan babak perempat final sebelumnya kala melakoni pertandingan melawan FC Porto. Kalah di Estadio do Dragao, kandang FC Porto 3-1, Bayern Munich berbalik melumat FC Porto 6-1 dengan menggelontor 4 gol saja di babak pertama. Tapi FC Barcelona tidak sekelas dengan FC Porto dan terkadang keajaiban tidak datang dua kali.

gerhTak banyak klub yang berhasil bangkit dari keterpurukan. Bayern memang satu di antara yang sedikit itu. Tapi Bayern juga sukses menghadirkan karakteristiknya yang membuat kita menyimpulkan tim Bavaria tak pernah konsisten dalam hal bangkit dari keterpurukan. Sudah banyak contohnya dan karena Bayern Munich dapat dianggap miniatur National Mannschaft, kita boleh saja mengacu pada performa timnas Jerman. Misalnya, saat mereka dihajar Bulgaria 3-0 di Piala Dunia 1994 atau Kroasia, dengan skor yang sama, di Piala Dunia 1998.

logo klub Juventus F.C. photo credit : wikipedia

logo klub Juventus F.C. photo credit : wikipedia

Akhirnya, mari relakan, dianjurkan kepada semua fans Bayern di mana saja, kiprah Bayern Munich maksimal di babak semifinal saja. Kalian sudah cukup berpesta di Wembley Stadion dua tahun lalu. Kalian juga cukup dermawan memberikan Real Madrid dan Madridista kebahagiaan pamungkas setahun lalu. Dan kini relakan satu jalan bagi tim Bianconeri dari Turin, Juventus FC, untuk melipur lara Marcello Lippi yang pernah dikalahkan Real Madrid tahun 1998.

Forza, Juve #eeehhhh 😆

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

One thought on “Berhenti Berharap, Bayern Muenchen Tuntas Di Semifinal UEFA Champions League Tahun Ini

  1. Pingback: Ramaikan Donor Darah Bersama Jatimotoblog, Juga Kopdar Meriah Pembaca Blog | Arif Dadot

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s