Bosan Dengan Skutik, Segmen Motor Trail Mulai Menggelitik

Boleh saja mengklaim kalau Kawasaki pelopornya. Tapi sulit ditampik kalau motor trail yang makin populer berkat “intervensi” Triangle Motorindo. APM Viar di Indonesia itu sukses membius penikmat motor garuk tanah dan mereka yang bosan dengan produk saat ini dengan menghadirkan Cross X200 SE. Tanpa menafikan Cross X200 biasa, Cross X200 SE punya semuanya untuk membuat bahkan pengguna KLX series existing jatuh hati dan menjual tunggangan mereka 😆

palsu_48cross x se hitam

Modalnya tak lain adalah spesifikasi yang mumpuni. Paling mencolok tentu suspensi depan upside down. Jujur saja, suspensi model ini tidak begitu saya pahami tapi entah mengapa ini seperti selling point yang telak menohok alam bawah sadar calon pembeli motor, bahkan jika itu tidak disematkan di motor garuk tanah yang seperti sudah jadi ciri khasnya. Faktor lainnya adalah pasar yang jenuh. Di samping memang perekonomian relatif lesu, beberapa kalangan memang sudah “mati rasa” dengan tawaran produk pabrikan yang ada. Skutik lagi….lagi-lagi skutik Apalagi bagi mereka yang sudah pasang banner header 😆 Ditambah dengan infrastruktur transportasi yang centang perenang, mungkin yang ada di benak mereka yang gusar dengan kondisi demikian adalah

kenapa tidak pecahkan saja gelasnya? Biar ramai biar mengaduh sampai gaduh sekalian saja ganti motor trail (pengguna existing) atau motor trail? boleh juga (potential buyer)

Lantas, langkah manis Viar itu niscaya diikuti pabrikan lain yang sehaluan dengannya. Ini mirip saat motor bebek mopang mencapai puncak kejayaan dan memicu merek antah-berantah menjalankan skema copy-paste 😆 Kini Viar CrossX 200 ada ekstraknya pesaingnya.

WP_20150517_020

Kubikasi sama, desain 11-12, mungkin saja vendor sumbernya pun dari perusahaan yang sama di negeri Tirai Bambu sana (atau mungkin ada alternatif lainnya?). Pastinya merek lain yang punya nama sama seperti jawara reli Dakar berturut-turut pun (jangan pura-pura tidak tahu ya 😆 ) sudah menyadari potensi besar motor garuk tanah di Indonesia dan telah lebih dulu dari ini yang selalu bahagia. Atau mungkin iklannya saja yang baru sempat difoto, sementara produknya sudah seliweran ke mana-mana? Entahlah.

Advertisements

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4
This entry was posted in Transisi. Bookmark the permalink.

4 Responses to Bosan Dengan Skutik, Segmen Motor Trail Mulai Menggelitik

  1. moncerr says:

    Vendornya sama om, waktu Viar Cross X200 belum launching n beritanya belum seramai sekarang, sudah ada motor merk lain yang memakai platform yang sama yaitu Xtreme V200. Waktu ane nanya ke admin grupnya, kok sama ama Viar Cross X200, dia nyengir sambil bilang klo Cross X200 sama Xtreme V200 adalah motor yang sama cuma direbranding lagi

  2. antipolusi says:

    semoga suzuki TS bisa kembali meluncur di Indo, ada kenangan tersendiri memakai TS..

  3. ardiantoyugo says:

    Buka loading, buka terus kekunci resuming… OS macam apa inih…

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s