Situasi Tak Lagi Sama, Omongan Marquez Menunjukkan Dirinya Sedang Frustrasi

Dua musim yang lalu dunia mungkin hampir tidak mengenal Marc Marquez. Bocah culun yang melejit di ajang Moto2 belum disetarakan dengan pebalap-pebalap hebat MotoGP. Nama pebalap asal Catalunya itu mulai dikenal publik saat ia langsung dipromosikan ke tim utama di kelas premier MotoGP, yang mengacu ke kasusnya Casey Stoner, seharusnya dimagangkan dulu di tim satelit MotoGP.

Marc Marquez 2013 World Champion,  sumber: themalaysianinsider

Marc Marquez 2013 World Champion,
sumber: themalaysianinsider

Namun, Marquez sukses membuat semua penonton MotoGP tercengang saat di musim perdananya di MotoGP langsung jadi juara dunia. Musim selanjutnya lantas terasa mudah bagi si pebalap tatkala mayoritas balapan di setengah musim lebih pertama sukses dimenanginya. Dunia pun berpikir sekaligus ketakutan bahwa musim-musim MotoGP selanjutnya akan membosankan karena tak ada pebalap yang kompetitif mengimbangi Marquez.

sumber: capture/screenshot YouTube

sumber: capture/screenshot YouTube

Untungnya – maaf buat fans Marquez 😆 – kecemasan tersebut tidak terbukti, mungkin berkat performa apik Valentino Rossi sejauh ini. Alih-alih dominan seperti musim 2014, Marquez terlihat seperti pebalap promosi yang baru naik kelas dari Moto2 atau bahkan Moto3. Motor RC213V memang cepat, tapi menurut Marquez ia kesulitan mengendalikannya.

RCV213 Honda Repsol

RCV213 Honda Repsol

Di saat performa motor kurang mampu dikendalikan, Marquez pun sialnya lebih sering jatuh, lagi-lagi membuatnya terlihat seperti pebalap amatiran. Kombinasi faktor motor yang sulit dikendalikan dan beberapa terjatuh menjadikan Marquez kehilangan banyak poin penting, kini ketinggalan jauh dari pemimpin klasemen Rossi.

Marc Marquez crash

Marc Marquez crash

Seperti sudah jadi kebiasaan, setiap orang yang berulang kali gagal meraih tujuannya cenderung menyalahkan pihak lain. Hal sama berlaku juga pada Marquez. Pertama, ia salahkan motornya. Itu ia lontarkan usai terjatuh di seri Catalunya. Berikutnya, ia menuding Rossi membalap tidak fair dengan menyindirnya saat insiden senggolan di Assen.

Marc Marquez duel with Valentino Rossi at Assen 2015, sumber: tenagakuda

Marc Marquez duel with Valentino Rossi at Assen 2015, sumber: tenagakuda

Memang beban saat ini yang melanda Marquez sungguh berat. Dirundung kegagalan berkali-kali saat digadang-gadang bakal kembali dominan tentu tidak mengenakkan secara emosional yang dirasakan Marquez.

Kita lihat saja nanti di balapan Jerman terkait kemajuan Marquez dibandingkan hasil di Assen. Dan paling penting adalah tentu cara Marquez mengelola situasi yang tidak menguntungkan baginya saat ini.

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

4 thoughts on “Situasi Tak Lagi Sama, Omongan Marquez Menunjukkan Dirinya Sedang Frustrasi

  1. lexyleksono

    Musim yg lalu memang luar biasa bagi MM, tapi musim ini kelihatan dia kesulitan sekali. Semoga dia bangkit di paruh musim ini, walaupun sudah ketinggalan jauh.

    Reply
  2. Pingback: Kata Lorenzo, Semangka kulitnya hijau apa isinya pasti hijau juga? | ARIF DADOT

  3. Pingback: Kamu pesimistis kans Rossi di Valencia? Baca ini dulu tentang Lorenzo agar semangat lagi dukung the doctor | ArDa New[s]Blog

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s