Agar pejalan kaki menyeberang dengan aman

Sebagai pengguna infrastruktur transportasi yang paling lemah, pejalan kaki seringkali dipinggirkan. Hak-haknya hampir selalu dirampas dan pejalan kaki harus terus mengelus dada karena seperti diperlakukan bagai warga kelas dua.

aksi teatrikal yang menggambarkan hak pejalan kaki yang seringkali dirampas dan dilanggar sumber gambar: rri.co.id

aksi teatrikal yang menggambarkan hak pejalan kaki yang seringkali dirampas dan dilanggar
sumber gambar: rri.co.id

Pemerintah sebenarnya sudah mengupayakan kekhususan bagi pejalan kaki, tapi tetap saja pengguna jalan lain yang lebih perkasa sering sekali merebutnya. Contohnya adalah trotoar.

Namun kali ini, bahasannya tentang menyeberang. Proses perpindahan tempat dari satu sisi jalan ke sisi di seberangnya seringkali begitu sulit, bahkan cenderung membahayakan terutama saat arus lalu-lintas sedang padat. Ditambah dengan sebagian pengendara yang tidak mau ambil pusing, menyeberang jalan bisa saja berujung fatal.

Untuk mengurangi atau bahkan mencegah risiko tersebut, pejalan kaki dapat menempuh beberapa cara agar proses penyeberangan jalan apalagi di lalu-lintas yang padat dapat berjalan sukses.

1. Via Jembatan penyeberangan

Inilah prasarana yang telah disediakan pemerintah demi keselamatan pejalan kaki. Kita cukup melintasinya dan “melangkahi” arus lalu-lintas tepat di bawah kita tanpa rasa was-was (selain mereka yang fobia ketinggian 😆 )

salah satu jembatan penyeberangan yang terintegrasi dengan halte transjakarta sumber: sadmiko.blogdetik.com

salah satu jembatan penyeberangan yang terintegrasi dengan halte transjakarta
sumber: sadmiko.blogdetik.com

Sayangnya, alat bantu yang sengaja disediakan seringkali diabaikan begitu saja. Namun, terkadang bukan sepenuhnya salah pejalan kaki jika memilih tidak menggunakan jembatan penyeberangan.

2. Gunakan Zebra Cross

Biasanya ini yang disediakan jika jembatan penyeberangan tidak memungkinkan dibangun. Cukup menyeberang lewat sini, dan pengendara lainnya harus berhenti.

pejalan kaki menyeberang dibantu polisi yang menghentikan arus lalu-lintas sumber:satlantasjembrana.wordpress.com

pejalan kaki menyeberang dibantu polisi yang menghentikan arus lalu-lintas
sumber:satlantasjembrana.wordpress.com

Lebih mantap lagi kalau di dekat zebra cross ada polisi yang berjaga, yang membantu menegaskan agar semua pengendara kasih jalan untuk pejalan kaki.

3. Tetap Tenang dan Jangan Panik

Bagaimana kalau sudah tidak ada jembatan penyeberangan, tidak disediakan pula zebra cross? Mungkin terasa intimidatif saat melihat arus lalu-lintas yang seperti tak mau berhenti. Tapi kalau kita tetap tenang, tentu ini bisa dilewati. Pastikan kendaraan berada dalam posisi yang memungkinkan kita dapat menyeberang. Jika sudah demikian, kita jangan jadi ragu, maju-mundur. Dengan mantap kita langkahkan kaki untuk menyeberang dan memberikan gestur kepada pengendara agar membiarkan kita lewat terlebih dulu.

4. Julurkan Tangan ke atas 

Misalnya kita sudah pastikan jarak aman menyeberang, sekarang giliran kode atau gestur kita yang ditunjukkan kepada pengendara. Paling gampang dan mudah dipahami pengendara adalah menjulurkan tangan ke atas. Kalau tidak salah, isyarat tangan ini digunakan polisi untuk menghentikan semua arus lalu-lintas, CMIIW *lupa-lupa ingat pelajaran Patroli Keamanan Sekolah zaman SD 😀

5. Beri Kode 

Terkadang jika kita sudah sukses lewati satu lajur, masih ada lajur berikutnya yang masih harus ditaklukkan. Terkadang pula berbeda juga pengendara di lajur ini yang mungkin enggan berhenti dan membolehkan kita menyeberang. Kalau sudah begini, isyaratkan saja agar kendaraan tersebut melintas di belakang dengan menjulurkan tangan ke belakang, tanda dari kita agar tidak melaju dan menghalangi di depan kita.

Semoga semua dapat menyeberang dengan aman. Juga mereka yang susah Move On, akhirnya bisa Move On juga setelah baca artikel ini *apa hubungannya coba 😆

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

3 thoughts on “Agar pejalan kaki menyeberang dengan aman

  1. Pingback: Mengapa jembatan penyeberangan semakin ditinggalkan? | ARIF DADOT

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s