Grand Avanza menegaskan dominasi yang sudah lama ditancapkan

Saat pertama kali diluncurkan sekitar tahun 2004, tak ada ekspektasi yang diberikan untuk Avanza (juga Xenia). Kijang masih kuat. Segmen mobil penumpang pun tak terusik. Dibandrol seharga 80 juta saat itu, Avanza mungkin mirip saat mobil LCGC diluncurkan belum lama ini.

Namun, seiring waktu Avanza sanggup membuat Toyota berubah pikiran. Dari tanpa ekspektasi apapun, Avanza menjelma jadi lumbung uang bagi induknya. Avanza terus melaju untuk jadi pemimpin pasar karena tak ada kompetitor.

Kenyamanan Avanza mulai dirongrong saat pabrikan lain mengendus “lahan basah” di segmen MPV kecil. Dan seperti dikomando, beberapa pabrikan sekaligus meluncurkan produknya, seakan-akan mengeroyok Avanza. Meskipun masih kokoh di takhtanya padahal terus dikepung sana-sini, Toyota, sang induk, merasa perlu menyegarkan Avanza.

Momennya, untung saja, masih tepat. Di saat masih menjadi pemimpin pasar, Avanza disegarkan untuk terus memikat pelanggan lama, juga calon pemilik mobil baru. Grill besar yang menegaskan kesan kokoh menjadikan Avanza terlihat semakin tangguh dalam ground clearance yang anti-banjir.

Konon mesinnya pun turut diperbarui, Grand Avanza tampaknya tak sulit untuk tetap mempertahankan kedudukan sebagai pemimpin pasar. Cukup susah bagi kompetitor jika ingin bersaing, atau bahkan mendongkel Avanza dari singgasananya.

Arif Rakhman
Professional English-Indonesian Translator
Contact:
WhatsApp 082143168889
BBM 553AA755
E-Mail arifnrakhman@gmail.com

Advertisements

2 comments on “Grand Avanza menegaskan dominasi yang sudah lama ditancapkan

  1. Menang merk, sama kyk motor Honda di sini. Konsumen Indonesia emang tipikalnya begitu, demen ikut arus mainstream, nyari aman, pdhl yg namanya beli mobil itu bkn investasi. Satu hal yg saya anggap suatu (maaf) kebodohan dikala konsumen mau aja beli mobil bekas dgn hrg yg hanya terpaut tipis dari hrg barunya (contoh kasusnya ya Avanza wkt bbrp thn di awal beredarnya).
    Kalau dilihat secara overall dari mobil itu sendiri, tanpa melibatkan aspek lain seperti jaringan 3S atau popularitas merk dll, saya lebih jagoin Chevy Spin, apalagi Spin Activ.

Comments are closed.