Advertisements

“Lampunya nyala,” sambil tunjuk-tunjuk kasih kode

Sepeda motor yang dikhususkan untuk penjualan kepada publik secara luas berbeda dengan tunggangan yang digunakan untuk balapan. Harus ada kelengkapan berkendara yang dipasang di sepeda motor untuk publik.

Ini tidak sama dengan motor-motor yang digunakan dalam ajang MotoGP misalnya. Spion, lampu depan+belakang, serta lampu sein depan+belakang adalah pembeda utama. 

Dulu, lampu utama hanya dinyalakan saat malam telah menjelang. Namun kini semua berubah sejak negara api menyerang. Bahkan di siang hari lampu utama tetap harus dinyalakan. Dulu, saat tak sengaja lampu kita masih menyala, ada saja pejalan kaki atau sesama pengendara yang memperingatkan kita, memberi tahu kalau lampu utama motor kita lupa dimatikan. Kini semua tinggal kenangan  :mrgreen: Kini kita malah berharap lupa matikan lampu utama sehingga lampu utama terus menyala (bagi yang masih ada saklar) agar tidak ditilang polisi XD

Aturan lampu utama dinyalakan di siang hari sepertinya bermula dari kondisi jalan raya yang makin padat. Selain itu, menyikapi pengendara yang ada saja perilakunya sembrono dan membahayakan, pihak kepolisian merasa perlu menerapkan aturan ini. Tapi jangan langsung tilang dong kalau lupa menyalakan lampu, diingatkan saja dulu >:D

Selain itu, beberapa tempat di Indonesia seringkali lebih gelap meskipun hari masih siang. Biasanya itu terjadi saat musim hujan mencapai puncaknya, atau kabut tebal akibat pembakaran lahan. Lampu utama dinyalakan jika membantu pengendara mobil mengidentifikasi kendaraan di sekitarnya, yang membantunya menghindari kecelakaan.

Jeleknya, kebijakan menyalakan lampu di siang hari kurang diimbangi dengan peningkatan kualitas komponen terkait. Seringkali kita membaca keluhan mereka yang lampunya dinyalakan seharian non-stop (ini juga tergantung kesibukannya berkomuter). Hanya dalam hitungan beberapa bulan saja, bohlam dan akinya sudah harus diganti karena tidak berfungsi lagi.

Advertisements

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

6 responses to ““Lampunya nyala,” sambil tunjuk-tunjuk kasih kode”

  1. macantua.com says :

    Nyimak *sambil nyalain lampu

    Perang Value! JANGAN SEKEDAR POWER! – http://wp.me/p2XD22-2E2

  2. peysblog says :

    Karena AHO semua tinggal kenangan

  3. Hermawan - MivecBlog.com says :

    Di Jogja kadang masih ada yang nunjuk2 lampu nyala 🙂

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s