Penjelasan atas mengangkat cewek lebih ringan daripada kaleng cat

Postingan ini cukup memicu kegemparan XD Mengapa cewek yang lebih berat bobotnya malah terasa enteng diangkat dibandingkan kaleng cat yang jelas-jelas lebih ringan? Dalam postingan kali ini coba diuraikan mengapa fenomena tersebut bisa terjadi.

Penjelasan pertama mungkin soal adrenalin. Ini adalah hormon yang memacu energi. Orang bisa tiba-tiba melompati parit selebar 2 meter saat dikejar anjing karena hormon adrenalinnya terdongkrak dalam mekanisme “fight or flight”.

Karena sedang euforia, mungkin dilanda kegembiraan yang sangat, kandungan hormon adrenalin pun meningkat pesan sehingga mampu mengangkat cewek lebih berat. Ini berbeda kalau disuruh mengangkat kaleng cat yang malah melemahkan semangat dan energi XD

Berikutnya adalah soal massa jenis. Kita semua pasti tahu 75-85 persen komposisi tubuh kita adalah cairan. Entah itu darah, air, atau lendir *eh maksudnya ini seperti di kelenjar sinus di hidung ya 😆 semua berwujud cairan. Dan meskipun berbobot sama, dua benda yang berbeda kerapatannya maka berbeda pula bobotnya.

Di sini massa jenis-lah yang berpengaruh. Karena molekul benda cair cenderung kurang rapat dibandingkan dengan benda padat yang sangat rapat, maka massa jenisnya pun cenderung lebih kecil karena volume benda cair cenderung lebih besar daripada benda padat (ingat ungkapan air selalu mengisi ke tempat lebih rendah, makanya volumenya tersebar ke mana-mana).

Jadi dalam kasus cewek lebih berat versus kaleng cat lebih ringan, hingga batas tertentu memang cewek lebih berat lebih enteng diangkat. Ini karena tubuh kita mengandung cairan dan volumenya tersebar lebih jauh di dalam tubuh kita.

Advertisements

2 comments on “Penjelasan atas mengangkat cewek lebih ringan daripada kaleng cat

Comments are closed.