Yogyakarta, nagari nan unik karena super paradoks

Dewasa ini kalau ada yang bilang tidak tahu Yogyakarta, tentu hal yang aneh. Kalau mengaku belum pernah berkunjung ke kota ini, mungkin ini masih bisa dimaklumi. Tapi sama sekali tidak kenal ada kota namanya Yogyakarta di saat kota budaya juga kota pelajar itu begitu sering dibahas dan dibicarakan? You must be the hell out kidding me 😆

Ok. Mungkin di bagian ini lebih tepat dibayangkan mereka yang sudah pernah berkunjung ke kota Yogyakarta dan kalau beruntung diajak jalan-jalan berkeliling. Saat melintasi berbagai jalan, kita yang peka mungkin menyadari adanya sedikit kejomplangan di kota Yogyakarta. 

Kejomplangan yang dimaksud di sini adalah soal tingkat keramaian jalan. Mana jalan paling ramai? Pastilah Malioboro yang disebut. Tingkat keramaian jalan Malioboro mungkin 24 jam dan kalau malam minggu tingkatnya melebihi keramaian di hari biasa.

Namun, kalau sudah meninggalkan Jalan Malioboro sedikit saja, kontrasnya yang terasa. Suasananya sepi dan lengang, bukan berarti mencekam, seram atau mengandung kejahatan.

Suasana yang kurang lebih sama seperti Jalan Malioboro juga bisa ditemukan di Indomaret Point. Di sekitar situ masih ada lalu-lalang orang dan pengendara. Begitu pula di jalan yang ada kafe atau tempat nongkrong. Namun sekitar 100 meter dari situ jalanannya sudah berubah lengang dan sepi.

Yogyakarta memang selalu sukses bikin kangen. Kapan Malioboro Ekspres 70ribu setiap hari? :mrgreen:

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardot

Arif Rakhman (a.k.a ardaisme) is an English-Indonesian translator, capable of handling up to 5000 words a day on various topics and fields of interest. Shall you have urgency in translation, he can be contacted at saya@arifdadot.com for further discussion.

3 thoughts on “Yogyakarta, nagari nan unik karena super paradoks

  1. k5538gl

    saya suka jogja justru karena suasana pedesaannya, makanya saat dulu sekolah di STM Jetis saya kostnya di Godean. banyak yg mempertanyakan kenapa saya kost sejauh itu. padahal asik lho kost bareng anak2 SMKK

    Reply

your comment here

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s