Apapun pembelaannya, tetap Marquez yang salah. Hidup Rossi!

Valentino Rossi battles with Marc Marquez in Sepang Malaysia 2015

Valentino Rossi bertarung dengan Marc Marquez di Sepang Malaysia 2015

Insiden #SepangClash masih berlanjut. Senggolan yang melibatkan dua jawara dunia itu telah memantik reaksi di seluruh dunia. Rasanya mereka yang tidak suka MotoGP pasti sedikit banyak ikut cari tahu apa sebenarnya yang terjadi. Mungkin banyak yang menyayangkan aksi tendangan kungfu Valentino Rossi.

Namun tak sedikit pula yang berpendapat tendangan kungfu Rossi itu sah-sah saja. Apapun komentarnya — baik pendukung Marquez maupun tendangan kungfu Rossi — pengawas balapan Sepang telah membuat keputusan final: Rossi akan membalap dari posisi paling buncit di Valencia nanti.

Bagi penggemar Marquez, kesal rasanya melihat perlakuan Rossi kepada pembalap pujaannya. Meskipun Marquez sendiri mengakui mengidolakan Rossi, penggemar Marquez tetap saja jengkel dan dongkol. Mereka ingin Rossi dihukum lebih berat.

Sumpah serapah masih terus menggema meskipun keputusan telah dibuat. Balapan paling buncit nanti di Valencia jelas sangat merugikan Rossi, tapi bagi penggemar Marquez jika Rossi didiskualifikasi itu jauh lebih baik.

Sayangnya, mereka lupa. Kita pun demikian, betapapun obyektifnya kita berusaha. Rossi adalah legenda hidup. Mungkin juga manusia setengah dewa — mengingat ia berasal dari tanah Italia yang dulu terkenal dengan dewa-dewi Romawi bersama Yunani kuno. Rossi adalah alasan utama orang berbondong-bondong mendatangi sirkuit. Dan Dorna sebagai promotor MotoGP pun pasti mengakuinya.

Selepas hengkangnya orang-orang beken macam Sete Gibernau, Max Biaggi, juga Loris Capirossi — yang mungkin di antara latar belakang mundurnya dari hingar-bingar MotoGP karena Rossi — tersisa Rossi seorang yang terus menghidupi MotoGP, baik dari segi marketing maupun kompetisi di sirkuit.

Kalau sudah demikian, sudikah kita mengutak-atik sang penentu popularitas MotoGP? Bukankah alasan utama MotoGP begitu heboh bakal dilaksanakan di Sentul, Indonesia juga karena faktor #VR46?

Advertisements

17 comments on “Apapun pembelaannya, tetap Marquez yang salah. Hidup Rossi!

  1. Tul nian kang, jika mau objektif sesuai dgn case yg ad mnurut opini ane sejauh mana rossi bersalah dlm motogp tetep akan berbuah kecil dan msih menguntungkan jika dibandingkan dgn yg didapat jika it pembalap lain yg melakukan coz motogp is rossi centris sejak era rossi vs ginernou, rossi vs biagi, rossi vs stoner hingga kini rossi vs marques dan itlah sebagian sebab sete, biagi &stoner pilih meninggalkan motogp

  2. Pingback: Ramai-ramai kecam Rossi dengan sumpah serapah, padahal hits melejit itu karena siapa? | ArDa New[s]Blog

  3. Pingback: Masih bahas blogger barat dan timur? MoveOnDong, ada yang lebih seru #SepangClash | ArDa New[s]Blog

  4. Pingback: Salah kaprah tentang poin penalti Rossi pasca insiden #SepangClash | ArDa New[s]Blog

  5. Pingback: Dorna perlakukan Valentino Rossi dengan berkaca pada all new CB150 Street Fire | ArDa New[s]Blog

  6. Pingback: Yakin pembalap Italia bakal buka jalan buat Rossi? Atau cuma elu doang yang mikir gitu? Baca ini dulu tong! | ArDa New[s]Blog

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s