Dorna perlakukan Valentino Rossi dengan berkaca pada all new CB150 Street Fire

Meskipun diselingi dengan Tokyo Motor Show 2015, nama Valentino Rossi masih tetap menggema di mulut banyak penggemar MotoGP. Pertarungannya dengan Marc Marquez yang berujung pembalap tim Honda-Repsol itu tersungkur jadi sebabnya. Ditambah dengan aksi pembuatan petisi yang digalang fans berat Rossi, perseteruan di luar sirkuit semakin panas hingga sepuluh hari ke depan di Valencia.

Valentino Rossi battles with Marc Marquez in Sepang Malaysia 2015

Valentino Rossi battles with Marc Marquez in Sepang Malaysia 2015

Dorna, selaku promotor MotoGP, dituding sedang tidak adil terhadap Rossi. Itu menyusul sanksi yang dikenakan terhadap pembalap Urbino itu sehingga mengakibatkan Rossi harus start dari grid paling buncit di Valencia. Di sisi lain, Dorna dituding terlalu Rossi-sentris yang menganggap sanksi tersebut terlalu ringan. Posisi Dorna terjepit di antara dua kubu yang sama-sama menuntut sanksi yang dikenakan tidak membawa keadilan.

Terlepas dari dua tudingan dari kubu yang berseberangan, manuver Dorna ini patut dicermati. Sepertinya Dorna sedang melancarkan kampanye anti-Rossi. Tentu saja tidak bermaksud mencederai fair-play, tapi Dorna punya agenda lain. Dorna sadar selama ini Rossi-lah jadi alasan MotoGP begitu populer. Makna “populer” dijelaskan seperti apa juga, intinya adalah sirkuit penuh, pemirsa televisi membludak di tayangan MotoGP hanya untuk lihat Rossi berlaga.

Dorna sadar sepenuhnya akan fakta itu. Tapi umur tidak bisa dicegah. Dengan kata lain, Rossi pasti menua dan suatu saat harus pensiun. Betapapun semangatnya untuk terus membalap, kemampuan suatu saat pasti menurun seiring bertambahnya usia. Rossi pun tidak terkecuali. Maka di sinilah tindakan berani Dorna itu. Aksi berani Dorna dalam menghukum Rossi akan jadi jalan menuju ketidakbergantungan awal pada Rossi, sambil berupaya memunculkan seorang atau beberapa superstar baru yang sepadan. Dorna sadar aksinya itu bukan tanpa risiko besar. Tapi Dorna belajar dari kasus di Indonesia, dan itu cukup sukses.

All new CB150 Street Fire-lah yang jadi inspirasi Dorna dalam menghukum Rossi. Meskipun tidak ada klarifikasi, apalagi konfirmasi kalau Dorna memang terinspirasi dari rival terberat Yamaha Vixion, kita bisa temukan pola yang sama. Siapa yang meragukan Honda sebagai sang pembuat all new CB150 Street Fire? Juga, siapa yang meragukan gagahnya all new CB150 Street Fire? Ditambah dengan headlamp LED sebagai standar motor masa kini, all new CB150 Street Fire adalah nakedbike sempurna di kolong jagat Indonesia.

Namun, ternyata itu hanya sekilas. Karena all new CB150 Street Fire ternyata dibuat dengan mengorbankan beberapa fitur penting yang sebenarnya sudah jadi standar motor sport. Dua fitur tersebut adalah pass beam dan engine kill switch. Nyatanya apa yang terjadi di penjualan?

Meskipun diledek sebagai motor banci karena minus dua fitur tadi, toh all new CB150 Street Fire tetap laris manis. AHM pun sampai kewalahan dalam memenuhi permintaan yang mengular. All new CB150 Street Fire membuktikan kalau tanpa dua fitur itu pun, konsumen masih antusias memilikinya.

Agaknya itu pula yang dipelajari Dorna. Betapa pun bergantungnya MotoGP pada Rossi, keputusan drastis harus dibuat. Sekarang kita hanya perlu buktikan eksperimen Dorna terhadap kelanjutan popularitas MotoGP tanpa Rossi suatu saat nanti.

Advertisements

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4
This entry was posted in Transisi. Bookmark the permalink.

12 Responses to Dorna perlakukan Valentino Rossi dengan berkaca pada all new CB150 Street Fire

  1. anangcozz says:

    Benar sekali….Sonic 150R yg merupakan nyawa Biaggi dihidupkan kembali untuk melawan domnasi Satria saat ini…

  2. ocid w@e says:

    all new CB150 Street Fire sama Rossi apa hubungannya…?
    Ngakaaak thok…!

  3. erte says:

    Analogi gak nyambung dan lebay. Semua orang berhak nulis. Tapi mbok yao sadar diri. Jangan maksa

  4. dancok says:

    emang dunia tau cb150?plis jangan terlalu goblok kalo buat artikel, menggelikan sekali

  5. Pingback: Yakin pembalap Italia bakal buka jalan buat Rossi? Atau cuma elu doang yang mikir gitu? Baca ini dulu tong! | ArDa New[s]Blog

  6. memek says:

    buakakakakaka…
    corokkk.. salesman honda yg nulis.
    kgk nyambung sma skali.
    sperti memaksa makan tai yg nulis buakakaka

  7. Pingback: Keputusan CAS yang kocak nan koplak terhadap banding Rossi | ArDa New[s]Blog

  8. Pingback: Hadirkan komentator terbaik di balapan pamungkas, Trans7! | ArDa New[s]Blog

  9. Pingback: Kamu pesimistis kans Rossi di Valencia? Baca ini dulu tentang Lorenzo agar semangat lagi dukung the doctor | ArDa New[s]Blog

  10. Pingback: Yamaha Movistar Sepakat Urusan Merchandise Kini Dikelola Rossi | ARIFDADOT.COM

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s