Satu Kata Untuk Kemranjen?

bibit-durian-baworarifdadot.com – Ada saat tertentu ketika suatu daerah yang tidak pernah disebut-sebut tiba-tiba menyeruak menarik perhatian banyak orang. Kemunculannya yang seketika biasanya karena ada kejadian penuh euforia yang mengiringinya. Kejadian itu sendiri bersifat musiman. Jadi ketika musim itu berakhir, daerah itu mungkin tenggelam pula. Satu nama yang mungkin luput dari perhatian banyak orang adalah Kemranjen. Tak banyak mengenal nama ini, seperti mereka mengenal Jogja, Solo, atau Semarang. Tapi bagi penikmat durian, Kemranjen telah menjadi ikonik dan salah satu tujuan untuk wisata kuliner si raja buah ini XD

Terletak di jalur Jogja-Purwokerto, Kemranjen mudah dikenali. Jika bepergian dari Jogja dan sudah terlihat buah durian bergelantungan di kiri-kanan jalan, yakin saja kalau kamu sudah berada di Kemranjen. Tidak ada salahnya mencoba durian yang ditawarkan itu, tapi lebih mantap lagi kalau berhasil menemukan petaninya langsung. Mereka biasanya berlokasi di pelosok Kemranjen. Dari jalan utama tersebut masih harus menempuh perjalanan naik-turun bukit, persis Ninja Hattori.

Durian yang bisa dinikmati dan salah satu yang terbaik adalah bawor. Varietas ini telah dikembangkan dengan baik dan sudah jadi simbol durian terenak jika berada di Kemranjen. Namun demikian, bukan berarti varietas durian lain bisa diabaikan. Nikmati saja durian montong, yang mungkin lebih enak dibandingkan yang diimpor dari Bangkok. Rasanya kalau sudah berada di salah kedai atau petani durian, enggan untuk meninggalkan Kemranjen. Rasa enggan ini pun tidak mesti dimiliki oleh mereka yang doyan durian.

Kemranjen juga punya lintasan yang bagus untuk cornering #eeehhh Segera berkunjung ke Kemranjen kalau sedang berada di Purwokerto.

Advertisements

6 comments on “Satu Kata Untuk Kemranjen?

Comments are closed.