Advertisements

Tiga Film Ini Menumbuhkan Pemikiran Konspirasi Kita

arifdadot.com – Ledakan yang terjadi di pusat belanja Sarinah dan kawasan bisnis Jl. M.H. Thamrin telah menimbulkan kepanikan luar biasa. Selain membuat warga dicekam ketakutan, aksi menakutkan itu pula telah menimbulkan berbagai spekulasi soal siapa di balik aksi peledakan itu. Banyak orang mulai melontarkan pemikirannya perihal siapa pelaku sebenarnya. Dan film dapat dimanfaatkan untuk menajamkan kemampuan kita merangkai berbagai faktor menjadi satu kesatuan yang utuh melalui pemikiran konspirasi. Tiga film berikut dapat dijadikan pilihan bagus untuk mengasah daya pikir intelijen kita dalam menganalisis kejadian semacam itu:

Body of Lies

CIA sedang mengejar teroris paling berpengaruh usai invasi Irak oleh A.S. Dua orang ditugaskan untuk melacak keberadaan si teroris. Dalam perkembangannya, dengan bantuan teman mereka yang hacker, Roger Ferris memunculkan ide brilian untuk membuat satu aksi yang seakan-akan berasal dari kelompok teroris berbeda namun menyasar target yang sama: fasilitas dan properti A.S. Sasarannya adalah pangkalan udara A.S. di Incirlik, Turki.

Body of Lies sangat dominan menggiring pemikiran konspirasi kita begitu ada aksi teroris persis seperti di film tersebut. Body of Lies melatih kita untuk merangkai teori konspirasi dengan menjalin, merangkai, lantas menyimpulkan, berbagai aksi, termasuk juga tokoh-tokoh yang kemungkinan punya peran masing-masing di satu kejadian besar.

Traitor

Samir Horn harus menghidupi dirinya sebagai penjual senjata ilegal. Karena profesinya itu, ia akhirnya harus mendekam di penjara, situasi yang membuatnya berkenalan dengan sesama tahanan kasus terorisme. Keluar dari penjara, Horn terus menjalin hubungan dengan komplotan itu dan merancang plot untuk menghancurkan properti A.S. Namun dalam perenungannya, Horn merasa aksinya itu tidak benar, sadar, dan akhirnya melaporkannya secara tersembunyi kepada FBI.

Traitor menggambarkan kalau teroris dapat dimanfaatkan untuk membantu menumpas teroris lain yang masih enggan berhenti dari aksi terornya. Traitor, sayangnya, kurang menonjolkan isu-isu intelijen seperti Body of Lies dan hanya menampilkannya secara eksplisit.

Angels & Demons

Sekuel dari Da Vinci Code, Robert Langdon kali ini diminta untuk memecahkan kode yang dikirim kelompok Illuminati kepada Vatikan. Aksi tersebut mengingatkan mereka pada aksi Vatikan terhadap sebagian ilmuwan Illuminati di zaman pertengahan karena dianggap menyimpang, karenanya dianggap sebagai aksi balas dendam. Meskipun Langdon sempat berpikir kalau Vatikan telah diinfiltrasi oleh Illuminati, ternyata itu hanyalah kedok untuk mencegah agar Vatikan tidak keluar dari khittahnya.

Angels & Demons menantang kita untuk berpikir tentang siapa pelaku sebenarnya. Dan ketika kita, mungkin tanpa sadar, merasa bahwa memang kelompok Illuminati tumbuh lagi, hasil akhirnya ternyata sama sekali di luar dugaan.

Tontonlah ketiga film di atas. Lalu nikmati sendiri teori konspirasi yang kamu buat. Akan lebih bagus kalau kamu kirimkan di blog. Lumayan untuk menambah hits 😄

Advertisements

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

3 responses to “Tiga Film Ini Menumbuhkan Pemikiran Konspirasi Kita”

  1. civillianblogs says :

    salam kenal mas.. btw saya lebih senang kartun lg nungguin good dinosaur kayaknya keren..
    http://civillianblogs.blogspot.com/2016/01/edisi-merajut-mimpi-setinggi-angkasa.html

    Like

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: