Mungkin Ini Road Captain Paling Simpatik. Kamu Pasti Setuju!

MV Agusta diberi jempol

MV Agusta diberi jempol

arifdadot.com – Kita sudah bahas sebelumnya kalau rombongan MV Agusta tak lebih sebagai calon pelanggan restoran yang memang selayaknya diberi prioritas. Itu terlihat dari aksi satpam restoran yang berinisiatif memberikan prioritas. Kalau masih ada kecaman yang tidak proporsional, kita berharap pikirannya lebih jelas terbuka :mrgreen: Kali ini penulis ingin membahas hal lain, masih dari video yang sama, yang sama menariknya juga. Itu tak lain adalah aksi sang road captain penunggang MV Agusta biru-putih.

Setidaknya ada lima aksi sang road captain itu yang disinyalir dapat mengundang simpati saat melihat video tersebut:

1. Membantu pak satpam

Kalau ada yang bilang aksi blokir diawali oleh sang road captain, ketahuan kalau kecamannya dilandasi kedengkian. Pak satpam-lah yang pertama kali memblokir. Wajar. Soalnya ini ‘kan calon pelanggan restoran tempat pak satpam itu kerja. Dan alih-alih (instead of) terus melaju karena sudah ditangani pak satpam, sang road captain itu malah turut membantu pak satpam dan – ini yang paling epik – membiarkan dirinya jadi sasaran “hujan” kecaman dari orang-orang yang dengki dan iri atas aksinya itu – sebenarnya motor yang dia punya :mrgreen:

2. Empati tinggi

Kami naik moge. Kami bayar pajak lebih mahal. Wajar kalau kami harus didahulukan.

Mungkin itu termasuk sedikit dari pemikiran yang arogan saat menunggang moge. Tapi sang road captain ini beda. Teman-teman dalam rombongan MV Agusta dipaksanya bergegas; jangan lelet; jangan mentang-mentang; terlihat dari ayunan tangannya begitu cepat yang diisyaratkan pada teman-temannya. Sang road captain mungkin ingin bilang pada teman-temannya: kita harus cepat, hargai pengguna jalan yang sudah memprioritaskan kita.

3. Rendah hati

Moge dan pengendara moge punya image arogan. Tidak usah jauh-jauh. Baru naik motor 250cc lagaknya seperti naik moge 1200cc. Tapi lagi-lagi sang road captain ini beda. Kepalanya yang menoleh pada motor yang sempat terhenti itu mengisyaratkan kerendahan hatinya minta diprioritaskan. Sang road captain juga mengirim pesan kalau dia dan rombongannya tidak enak ini terjadi, tapi minta pengertiannya kalau tidak seperti ini keruwetan hingga kemacetan panjang bakal lebih parah terjadi. Sang road captain pun memastikan perhentian itu tidak berlangsung lama.

4. Berterima kasih

Tidak ada yang lebih melegakan dan menyenangkan hati daripada ucapan terima kasih yang diberikan kepada kita atas bantuan yang kita berikan. Sang road captain rupanya paham betul dengan manner yang satu ini. Sadar dan paham kalau rombongannya telah diperkenankan dengan begitu baik, dia tidak nyelonong begitu saja menyusul rombongannya. Tapi dia malah menoleh ke deretan kendaraan yang terhenti lajunya itu dan menganggukkan kepalanya tanda ucapan terima kasih yang tak terucapkan. Dan kamu tahu bagaimana pengendara motor yang terhenti itu menanggapinya? Lihat poin terakhir XD

5. Diacungi jempol ke atas

Jangan salah. Acungan jempol itu ada. Diacungi jempol ke bawah berarti kita brengsek, sebaliknya, jempol ke atas tanda kita begitu diapresiasi. Tanpa banyak kata, video tersebut menunjukkan aksi si road captain memang tidak dipermasalahkan sama pengguna jalan yang perjalanannya sempat terhenti. Aksi itu bahkan diapresiasi dengan jempol ke atas. Jempol ke atas juga tanda kalau sang penjempol ke atas itu menerima kiriman terima kasih dari si road captain tadi.

Sebenarnya masih ada satu lagi “kebaikan” dari sang road captain itu saat memilih menggantikan pak satpam. Sang road captain “rela” motornya “dinikmati” pengendara yang lajunya terhenti itu. Jujur saja, melihat motor MV Agusta semacam itu di jalanan umum adalah sebuah hiburan yang langka. Bagi penulis sendiri, diblokir dengan cara seperti di video ini bukan sebuah kesusahan besar. Cukup keluarkan ponsel dan abadikan momen tersebut. Kalau perlu, ikut makan di restoran tempat rombongan MV Agusta itu menuju. Chit-chat sebentar, yakinlah, pasti dibolehin naik MV Agusta. Tidak perlu jalan, cukup difoto saat menunggang MV Agusta sudah jadi kebahagiaan seperti orang puasa berbuka 😆

Advertisements

5 comments on “Mungkin Ini Road Captain Paling Simpatik. Kamu Pasti Setuju!

  1. Pingback: Rombongan Moge Santun Dikecam, Pak Ogah Apa Kabar? | ARIFDADOT.COM

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s