Brawn Dan Newey Pun Mustahil Mampu Puaskan Para Penggerutu

Brawn Dan Newey Pun Mustahil Mampu Puaskan Para Penggerutu – Balapan Formula1 musim 2016 sudah resmi digelar di sirkuit Albert Park. Sirkuit jalanan yang berada di Melbourne itu sudah menghasilkan pemenang dengan Nico Rosberg ada di depan rekan setimnya Lewis Hamilton di podium dua dan Sebastian Vettel yang menempati posisi tiga. Tapi jelas yang mungkin paling menarik perhatian adalah debut rookie Formula1 dari Indonesia, Rio Haryanto. Sayangnya, penampilan perdana Rio di balapan jet darat itu harus berakhir di lap 19 karena tim Manor Racing memutuskan tidak melepas Rio kembali ke sirkuit. 

Brawn Dan Newey Pun Mustahil Mampu Puaskan Para Penggerutu

Brawn Dan Newey Pun Mustahil Mampu Puaskan Para Penggerutu

Manor Racing sudah mengklarifikasi kalau mobil MR05 milik Rio mengalami gangguan drivetrain. Namun kegagalan Rio menuntaskan balapan hingga kibaran bendera “catur” menimbulkan sedikit gejolak dan keriuhan, utamanya di media sosial (Facebook, Twitter, dan sesekali di Instagram). Para penggerutu itu menyayangkan kesialan yang dialami Rio sambil mengecam pedas tim Manor Racing.

Sementara Rio sendiri baik-baik saja dan mengaku memang kecewa dengan hasil di Melbourne namun optimistik serta mulai menikmati balapan Formula1, para penggerutu itu bertingkah seakan-akan situasinya harus serba sempurna bagi Rio. Sekecil apa pun kesalahan atau ketidaksempurnaan tidak akan ditoleransi oleh mereka.

Para penggerutu itu adalah generasi instan, tidak pernah menghargai proses dan belajar dari kesalahan, serta enggan untuk merunut kembali dan memperbaikinya di masa mendatang. Para penggerutu hanya tahu karena ini adalah mobil paling cepat di darat, semua pasti terasa mudah bagi siapa pun yang berlaga di situ, tidak terkecuali Rio.

Kalau begini adanya, bahkan desainer sekelas Adrian Newey dan mekanik sehebat Ross Brawn pun tidak akan luput dari celaan mereka. Newey sudah diakui sebagai desainer mobil terbaik di jagat F1. Sejak di McLaren hingga kini mengabdi di RedBull Racing, mobil-mobil racikannya selalu dipuji. Tapi toh semua tidak berjalan mulus bagi Newey dan RedBull Racing, terutama (saat itu) Sebastian Vettel.

Setelah dominan empat musim berturut-turut mulai 2010, Vettel tiba-tiba meredup di musim 2013 hingga akhirnya pindah ke Ferrari. Di musim penuh sengsara meskipun mobil racikan Newey sudah dihadirkan, Mercedes-lah yang ganti mengalahkan RedBull Racing lewat Lewis Hamilton.

Satu lagi orang penting yang disegani di Formula1 namun lucunya akan tidak ditoleransi jika mengalami kegagalan adalah Ross Brawn. Brawn adalah mekanik andal yang membantu membawa Michael Schumacher dan Ferrari mendominasi balapan Formula1 sejak 2000 hingga 2004 hingga kompetisi menjadi membosankan. Tapi sebelum itu, Brawn, Schumacher, dan Ferrari harus jatuh bangun, terutama sejak Schumacher direkrut kuda jingkrak pada 1997. Rentang 3 tahun adalah masa-masa penuh cobaan bagi tiga entitas itu.

Jadi, memang sudah tepat bagi Rio untuk memutuskan tidak sedikit pun menoleh pada media sosial.

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s