Advertisements

Jadi Pembalap Ferrari Bikin Stres Dan Penuh Tekanan

arifdadot.com – Seri ke-3 di Shanghai berlangsung relatif “bersih”. Bersih di sini maksudnya nihil kecelakaan mengerikan seperti Fernando Alonso di Melbourne. Paling banter, ban pecah Daniel Ricciardo berikut serpihan-serpihannya yang mengotori lintasan. Nyatanya dengan balapan yang smooth itu, Sebastian Vettel masih juga mencak-mencak usai balapan.

Penyebabnya ternyata di tikungan pertama tepat lomba baru dimulai. Di situ ada insiden yang melibatkan tiga pembalap: Vettel, rekan setim Kimi Raikkonen, dan Daniil Kvyat dari RedBull-TAG Heuer.

Menurut Vettel seperti dalam video di atas, Kvyat menyeruduk seperti torpedo. Ini mengakibatkan pembalap Jerman itu harus menabrak rekan setimnya, Raikkonen. Faktanya, situasi semacam itu jauh dari sebuah pelanggaran. Buktinya FIA, race director, atau pengawas lomba, atau siapa pun juga, tidak membahasnya dan menuntut Kvyat dipenalti.

Vettel bisa begitu cengeng dan jadi senewen seperti cewek lagi PMS tak lain karena tekanan sebagai pembalap Ferrari. Tim Maranello memang terkaya, terbesar, terkuat, atau apa lah yang mengacu pada superioritas di balapan Formula1. Tapi itu berarti bebannya paling berat juga. Dan Vettel pasti merasakannya juga. Apalagi musim ini Ferrari menargetkan gelar juara dunia. Mengingat dia datang ke Maranello sebagai juara dunia empat kali berturut-turut, ekspektasi padanya tentu makin besar.

Situasi semacam itu mengingatkan kita pada sesama pembalap Jerman, Michael Schumacher yang juga pernah memperkuat Ferrari. Waktu itu 1998, Schumacher sedang melaju di depan saat tak dinyana harus terhenti. Itu karena dalam balapan hujan dia menabrak David Coulthard yang bakal dioverlap.

Usai balapan, Schumacher, dengan wajah penuh angkara dan emosi siap meledak, mendatangi paddock McLaren, untuk membuat perhitungan dengan Coulthard.

 

Advertisements

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

4 responses to “Jadi Pembalap Ferrari Bikin Stres Dan Penuh Tekanan”

  1. motomazine says :

    Sampek nabrak2

    Like

    • ardaisme says :

      seru lah kalo F1 itu, niru MotoGP sih

      Arif Rakhman Professional English-Indonesian Translator Contact: WA 082143168889 BBM 2AC3EE5C

      On Mon, Apr 18, 2016 at 8:20 AM, Blog Si Translator wrote:

      >

      Like

  2. ekoandriyan says :

    dulu di SD ane 2 merk ini dikenal sbg merk sepeda
    ada yg sticker federal ada sticker ferrari
    sticker ferrari itu kadang rebrand atau repackage dari jemboly.
    wkwk
    jaman itu yg branded ya wim cycle.
    kayanya polygon baru blueprint saat itu (1996 ane kls 1 SD)
    klw paham brarti kita seusia.

    Like

    • ardaisme says :

      ane ngertinya Raleigh gan 😄

      Arif Rakhman Professional English-Indonesian Translator Contact: WA 082143168889 BBM 2AC3EE5C

      2016-04-19 8:12 GMT+07:00 Blog Si Translator :

      >

      Liked by 1 person

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: