Advertisements

Sengketa Gojek Akhirnya Sampai Juga di Malang

Layanan transportasi inovatif, Gojek, menjadi solusi di awal kemunculannya. Orang butuh cepat, tepat waktu, juga nihil terjebak macet, Gojek tawarkan itu semua. Tapi di setiap perubahan pasti ada resistensi begitu pula yang dirasakan Gojek. Pertama kali muncul di ibukota Republik Indonesia dengan begitu fenomenal, Gojek juga menuai permusuhan dari pemain lama yang sudah lebih dulu ada, utamanya sesama pengojek (pangkalan).

Kendati tidak begitu mulus diterima, Gojek tak gentar dan terus ekspansi. Semua kota besar lainnya dijamah. Dan seperti telepati, setiap kota yang disinggahi pasti ada saja penolakan seperti mereka pertama kali di Jakarta. Dan ketika selama ini warga Malang hanya bisa merasakan kehadiran Gojek via meme tentang driver Gojek yang cantik-cantik serta pemberitaan sengketa Gojek dengan ojek pangkalan, Gojek akhirnya bisa dipesan langsung di smartphone warga kota Malang.

Tapi seperti yang sudah-sudah, Gojek yang awalnya dikira tidak akan dipermasalahkan di kota Malang nyatanya bernasib sama juga seperti di tempat lain. Gojek diprotes, Gojek diminta stop beroperasi. Seruan ini terutama dikeluarkan oleh para supir angkot. Dan tak hanya Gojek, angkutan online lainnya juga kena imbasnya. Cuma karena Gojek yang paling populer, dampaknya dianggap paling besar.

Sudah beberapa kali angkot melakukan mogok kerja, sebagai bagian dari aksi protes mereka. Sekarang dalam minggu ini, mogok tersebut sudah berlangsung tiga hari. Kendati di mogok sebelumnya sudah disepakati bersama soal wilayah kerja masing-masing, nyatanya para supir angkot masih belum puas juga. Kabarnya demo terbaru ini bakal berlangsung seminggu sampai tuntutan mereka dipenuhi.

 

Advertisements

Tags: , , , , , , , ,

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

3 responses to “Sengketa Gojek Akhirnya Sampai Juga di Malang”

  1. Hans694 says :

    Mai ngak mau sampai kampung, rezeki rakyat kecilpun di rampok, lalu tanggung jawab pemerintah bila hukum rimba diterapkan ? Kulakan kecil mati oleh retail modern, jalan keluarnya bila tikus terjepit di sudut kota?……

    Like

  2. aamirdarwis says :

    Nasib wong cilik😢

    Like

  3. edi says :

    ===========
    Ojek konvensional tinggal ndaftar jd driver gojek aj.
    Modern dikit apasih susahnya.?
    Naik gojek mbayarnya pasti & gak malakin.
    Naik ojek konvensional mbayarnya bisa brubah naik saat smp tujuan.

    Like

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: