Advertisements

Kalau Begitu, Apa Blackberry 10 Masih Layak Dimiliki 2017 Ini?

Samsung baru saja merilis Galaxy S8. Bahkan versi RAM 6 GB rencananya bakal diluncurkan di Tiongkok dan Hong Kong. Pabrikan lain yang mengemas Android pun berlomba-lomba menelurkan perangkat terbaru dengan komponen terkini. Makanya kalau hari ini masih ada pengguna perangkat berprosesor dual-core jadul sementara prosesor snapdragon 835 sudah jadi standar 2017, tentu patut dipertanyakan pilihan tersebut. 

Faktanya, selalu ada alasan untuk memiliki perangkat dual-core di saat dunia saat ini sedang gandrung dengan Snapdragon 835 itu. Tapi ngomong-ngomong, perangkat apa sih yang masih ditenagai prosesor dual-core – snapdragron juga – jadul itu? Rasanya cuma satu-satunya karena selain dia tak ada lagi perangkat ber-dualcore saat ini: Blackberry 10! Sebenarnya ada satu lagi – atau mungkin dua? – yang prosesornya lumayan kekinian, meskipun kalau disandingkan dengan beberapa flagship Android, tetap saja jadul. Itulah Blackberry Passport – juga Porsche – dengan prosesor quadcore. Tapi harganya pasti bikin kita berpikir, “ah mending Xiaomi Android aja

Baiklah. Jadi lineupnya ada Blackberry Z10, Q10, Z30, Z3, dan terakhir Q20 alias Classic. Kalau kita lihat di marketplace, harganya sudah terkoreksi drastis. Tidak usah cek harga awal saat pertama kali dirilis, bikin mereka yang early adopter sakit hati loh 😆 Z10 dan Q10 sudah bisa ditebus di bawah sejuta, tapi harus teliti, mungkin saja itu baru tapi refurbish. Sementara Z30 dan Q20 ada di rentang 2-2,5 juta. Z3 ini yang agak unik. Selintas pengamatan, stoknya lumayan menyusut. Mungkin karena eksklusif buatan Foxconn, jadi banyak pembeli kepincut.

Kembali ke judul: Masih layak salah satu Blackberry 10 ditebus maharnya? Kalau pertimbangannya euforia devaluasi, atau dengan kata lain, harganya terkoreksi tajam, tentu layak sekali. Sebagai contoh, coba cek harga perdana Q10 di sini 😆

Ada alasan lain? Ada! Apa? Nostalgia! Blackberry mungkin satu-satunya yang masih menyediakan keyboard fisik. Dan itu bukan hanya Q10 dan Q20. Masih ada Bold 9900. Lalu, Curve 9220 dan 9320. Selain nostalgia, juga kebiasaan. Dulu lekat dengan Blackberry. Sekarang pun susah pindah ke touchscreen. Akhirnya bertahan juga dengan Blackberry. Atau sekadar tampil beda. Di saat banyak sekali pengguna touchscreen, dia beda sendiri ketik dengan keyboard fisik. tik… tik… klik.. klik..

Terakhir mungkin fasilitas mailing Blackberry yang tetap mumpuni. Biasanya mereka yang sangat mengandalkan komunikasi via email. Atau berlangganan mailing list. Layanan mailing Blackberry memang masih dapat diandalkan. Terima dan kirim email dengan jaringan seadanya toh masih terkirim juga, hal yang terkadang jadi masalah di beberapa perangkat Android 😀

Advertisements

Tags: ,

About ardaisme

Full-time Translator. 5000-word translation work everyday is not sensational achievement to be proud of. Dare to give more words to me to conquer? ring my whatsspp 082143168889 or PING! me 5FAA2CB4

3 responses to “Kalau Begitu, Apa Blackberry 10 Masih Layak Dimiliki 2017 Ini?”

  1. PotretBikers says :

    Nice inpoh,gan….tapi saya tidak tertarik lagi sama BB…Hahahaa👍😉😎

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s