Persekusi Makin Meluas, Kini Melanda Blogger

Aksi persekusi kini semakin meluas. Jangkauannya tak hanya akun-akun Facebook berisi penghinaan. Aksi persekusi juga merambah ke tulisan-tulisan blog yang sebenarnya tidak ada unsur pelecehan. Namun aksi persekusi tak terelakkan mengingat sensitifnya konten yang ditulis.

Aksi persekusi yang dilakukan sekelompok blogger ini mencari tulisan yang masih mencantumkan “pebalap“. Jika ditemukan kata “pebalap” dalam blognya, si blogger akan didatangi, diminta amplop, goodie bag, helm, dan jaket turingnya pemberian pabrikan otomotif. Setelah itu si blogger akan diminta menandatangani surat pernyataan tidak akan kembali menggunakan kata “pebalap” lagi, melainkan “pembalap.” Namun jika ingin terus menggunakan kata “pebalap” harus mengajukan permohonan kepada Pusat Bahasa agar kata “pebalap” dimasukkan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Selama kata “pebalap,” bukan “pembalap,” masih terus digunakan si blogger, aksi persekusi seperti yan telah disebutkan di atas tidak akan dilakukan, tapi blogger bersangkutan harus berbagi isi amplop dan mengajak peserta aksi persekusi dalam touring dan gathering.