Uang Resmi Kok Dituduh Alat Pembayaran Tidak Sah? Situ Sehat?

Beberapa hari terakhir ini, jagat media sosial yang memang dari sononya sudah heboh digemparkan dengan temuan mengejutkan. Temuan itu berkaitan dengan alat bayar sah di Republik ini. Dalam kegemparan itu, uang resmi yang baru dikeluarkan pemerintah Republik Indonesia belum lama ini diklaim sebagai uang ilegal. Dasar tuduhan tersebut disandarkan pada beberapa hal.

Pertama, setelah dicrosscheck dengan uang emisi sebelumnya yang masih tetap berlaku, ada perbedaan pernyataan yang menyertai perilisan uang tersebut. Bunyinya seperti ini,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BANK INDONESIA MÈNGELUARKAN UANG SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN YANG SAH DENGAN NILAI

Sementara di uang yang baru diedarkan ini, kalimatnya berubah, menjadi

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA MENGELUARKAN RUPIAH SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN YANG SAH DENGAN NILAI

Argumentasi kedua adalah soal pejabat berwenang yang tanda tangannya tertera di uang yang beredar. Kalau di uang emisi lama, pejabat berwenang yang tanda tangannya ada di lembaran uang adalah gubernur Bank Indonesia dan deputinya. Sementara, di uang baru, pertama kalinya ada tanda tangan menteri keuangan, padahal selama ini belum pernah ada tanda tangan menteri keuangan tertera di lembaran uang.

Terang saja temuan semacam ini lagi-lagi menimbulkan kegaduhan. Sebagian warganet menunjukkan kepanikannya, apalagi ditambah laporan kalau di luar negeri uang baru ini tidak diterima oleh warga sana.

Ternyata setelah googling tentu saja, temuan tersebut memang benar adanya, tapi bukanlah hal yang ilegal. Sebaliknya, disertakannya frasa NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA dan adanya tanda tangan menteri keuangan ada dasar hukumnya.

Coba sekarang buka Google lalu ketik keyword UU No 7 Tahun 2011. Pasti akan ditampilkan hasil pencarian salinan lengkap isi UU No 7 Tahun 2011 tentang mata uang. Kalau sudah ketemu, segera download lalu baca-baca sampai selesai. Tapi kalau memang gak mau ribet baca sampe selesai, langsung saja deh lompat ke pasal 5. Screenshot nya langsung disertakan di sini saja.

uang nkri1

nah sekarang sudah jelas kan kalau uang yang baru saja diedarkan itu memang merupakan uang yang resmi beredar. Jadi tidak usah lagi percaya kabar-kabar hoax yang bilang uang sekarang tidak sah, jangan dipake buat transaksi. Malah minta aja ke orang yang bilang itu uangnya kalo memang dia gak mau lagi pake.

Advertisements
This entry was posted in Transisi on by .

About ardaisme

Arif Rakhman (a.k.a ardaisme) is an English-Indonesian translator, capable of handling up to 5000 words a day on various topics and fields of interest. Shall you have urgency in translation, he can be contacted at saya@arifdadot.com for further discussion.

One thought on “Uang Resmi Kok Dituduh Alat Pembayaran Tidak Sah? Situ Sehat?

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s