Ranugrati menuju kota Malang keluar Sawojajar

Pintu Masuk Sawojajar Selalu Macet

Sawojajar yang terletak di bagian timur kota Malang terus berbenah. Pembangunan yang digalakkan di kawasan tersebut telah membuat Sawojajar semakin ramai dan terasa seperti sebuah kota satelit. Namun dampak negatifnya adalah lalu lintas semakin padat sehingga akhirnya menimbulkan kemacetan. Sekarang sudah menjadi hal biasa kalau di jam-jam sibuk seperti berangkat sekolah atau pulang kerja, jalan-jalan menuju Sawojajar pasti padat merayap.

Ranugrati sebagai pintu masuk kawasan Sawojajar merupakan jalan yang sebenarnya tidak terlalu lebar. Apalagi jalan ini juga dibatasi dengan tanggul beton mengingat di bawahnya dilintasi sungai (entah Metro, Bango, atau Amprong, atau salah satu anak sungainya). Namun dengan kondisi tersebut, Ranugrati dipaksa menampung luberan lalu lintas dari Sawojajar dan sekitarnya yang akan menuju Malang.

Bisa diduga kalau lantas kawasan ini selalu macet parah di pagi dan sore hari. Menuju kawasan ini di jam-jam sibuk berarti memang ada keperluan penting atau sekadar ingin merasakan kemacetan khas Jakarta (meskipun orang Jakarta sendiri pasti bilang, itu belum seberapa 😆 )

Ranugrati Sawojajar Malang

Ranugrati masuk Sawojajar, tapi lalu lintas yang terpotret menuju kota Malang

Selain luberan kendaraan, tepat di mulut Ranugrati, jika arahnya ke kota Malang, ada persimpangan. Jadi kendaraan yang keluar Sawojajar harus mengurangi kecepatan. Ditambah dengan kondisi Ranugrati arah kota Malang sedikit menanjak, akhirnya banyak kendaraan pun menumpuk di sana.

Situasi lengang, sebaliknya, terasa di jam-jam bebas kesibukan. Selepas anak sekolah sudah masuk kelas atau karyawan selesai apel pagi, kawasan Ranugrati, baik menuju maupun keluar Sawojajar sangat lancar, kalau tidak mau dibilang sepi. Saat-saat seperti itu merupakan waktu yang tepat untuk berkunjung ke Sawojajar.

pelindung kawasan macet sehingga berkembang

Advertisements
This entry was posted in Seputar Malang, Transisi on by .

About ardaisme

Arif Rakhman (a.k.a ardaisme) is an English-Indonesian translator, capable of handling up to 5000 words a day on various topics and fields of interest. Shall you have urgency in translation, he can be contacted at saya@arifdadot.com for further discussion.

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s