Indonesia Bisa Saja Kehilangan Sebagian Penduduknya

Indonesia Bisa Saja Kehilangan Sebagian Penduduknya – Sebuah peristiwa mengejutkan telah menggegerkan warga Depok dan sekitarnya. Pada Ahad dini hari, sekelompok remaja tanggung tertangkap kamera pengawas tengah menjarah toko pakaian (detik.com). Mereka leluasa melakukan penjarahan karena membekali diri dengan senjata tajam sehingga pengelola toko tidak berani melakukan perlawanan. Menanggapi kejadian tersebut, polisi lantas bergerak cepat dan telah menangkap banyak dari mereka (detik.com).

Atas terjadinya tindak kejahatan tersebut, sudah sepatutnya pihak kepolisian mengambil langkah-langkah tegas. Hal tersebut perlu dilakukan untuk selain mencegah hal yang sama terulang, jika memberikan efek jera. Pilihan penerapan efek jera bervariasi dan bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Pilihan pertama, mereka pelaku kejahatan itu bisa diasingkan ke pulau terpencil yang tidak berpenghuni. Tidak ada warga. Tidak ada penduduk. Hanya mereka pelaku kejahatan itu. Sendirian. Untuk masa-masa awal, bolehlah mereka disediakan dengan bahan pangan. Tapi setelah itu, pasokan makanan dihentikan dan mereka dibiarkan mencari apa saja yang bisa dimakan di pulau itu. Kalau semuanya sudah tidak ada yang bisa dimakan, biarkan mereka saling menjarah daging teman-teman mereka sendiri untuk dimakan dalam praktik KANIBALISME!

Pilihan lainnya adalah kamar gas. Ini tidak perlu biaya pengangkutan seperti ke pulau terpencil tapi sangat efektif dan efisien juga praktis. 24 orang bisa sekaligus dimasukkan dan setelah itu pintu kamar gas ditutup dan gas pun disemprotkan dalam kondisi tertutup rapat tanpa ada sirkulasi udara.

Dengan demikian, Indonesia kemungkinan berpotensi kehilangan 24 warganya karena upaya penerapan efek jera. Jumlah penduduk Indonesia yang berkurang bisa bertambah jika ditambah dengan orang tua setiap pelaku tindak kejahatan karena gagal mengendalikan anak-anak mereka, berarti 24+48 = 72 orang.

Ini dilakukan sebagai upaya penerapan efek jera. Agar menjadi contoh bagi semua yang lain untuk tidak meniru. Soalnya barang yang mereka jarah, katakanlah sebagai pemicu terjadinya tindak kejahatan itu, bukanlah BARANG PRIMER! Bayangkan saja. Orang mencuri karena rasa lapar, dan dia betul-betul hanya untuk mengenyangkan diri agar bisa bertahan hidup, tetap dihukum, apalagi ini, aksi kejahatan yang hanya urusannya dengan kebutuhan yang tidak ada hubungannya agar tetap hidup. Tidak pakai baju baru tidak otomatis MATI.

Advertisements

6 comments on “Indonesia Bisa Saja Kehilangan Sebagian Penduduknya

  1. Bikin blog tapi otak belum encer ya gini, analisa subjektif dangkal kali, banyak baca buku yaπŸ˜‚ ngak semua yang di internet itu benar dan di telan mentah

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s