Ustaz Abdul Somad Ditolak Hong Kong, Pemerintah Tidak Perlu Bertindak

Sebagaimana telah ramai diwartakan, penceramah kondang ustaz Abdul Somad dikabarkan ditolak masuk ke negara Hong Kong oleh otoritas setempat. Penolakan tersebut tidak dijelaskan secara gamblang namun telah mendapat reaksi yang begitu beragam dan masif di negara asal sang ustaz. Di dalam negeri, bahkan pejabat tinggi negara pun sampai mengeluarkan komentar mengecam aksi pengusiran sang ulama dan lantas menuntut pemerintah mengambil tindakan tegas.

Reaksi yang begitu emosional bisa dimengerti tapi menuntut pemerintah mengambil tindakan tegas merupakan hal tidak patut. Apabila pemerintah sampai mengambil langkah diplomatik, justru itu sangat kontra produktif dan melanggar kedaulatan negara yang bersangkutan, dalam hal ini Hong Kong.

Mengapa demikian? Hal pertama yang harus digarisbawahi adalah da’i kondang Abdul Somad datang ke Hong Kong bukan sebagai utusan negara. Ustaz Abdul Somad mengunjungi Hong Kong hanya sebagai warga negara Indonesia biasa. Jika datang sebagai utusan negara, berarti sebelumnya kedua negara telah terlibat perjanjian dan Hong Kong akan dianggap melanggar kesepakatan apabila mengusir ustaz Abdul Somad – sekali lagi jika sebagai utusan negara – padahal sebelumnya telah dijanjikan akan diterima.

Berikutnya, ustaz Abdul Somad datang ke Hong Kong pun bukan atas undangan resmi pemerintah sana. Ustaz Abdul Somad datang sekadar memenuhi undangan warga lokal (meskipun mungkin orang Indonesia) yang tidak punya kuasa diplomatik.

Imigrasi Hong Kong hanya sekadar melakukan langkah preventif menurut pertimbangan mereka sendiri. Imigrasi Indonesia pun beberapa kali melakukan deportasi di bandara terhadap beberapa penumpang yang terindikasi “tidak bersih.”

Kalau ingin mendapat pemahaman yang jelas, ini ibarat orang datang ke suatu rumah. Kita datang ke suatu rumah, tanpa ada janji, tanpa ada kesepakatan sebelumnya, kita ketuk pintu baik-baik, setelah dibukakan pintu, kita kemukakan dengan jelas maksud kedatangan kita. Lantas oleh tuan rumah kita ditanya ini-itu dan berbagai hal, lalu respons kita ternyata membuat tuan rumah memutuskan tidak menerima kita di rumahnya. Penulis rasa semua tuan rumah wajar bersikap menolak orang asing yang tidak dikenal meskipun terlihat baik.

Lagipula, ceramah-ceramah ustaz Abdul Somad masih bisa dinikmati di YouTube dengan konten yang kurang lebih sama.

Advertisements

7 comments on “Ustaz Abdul Somad Ditolak Hong Kong, Pemerintah Tidak Perlu Bertindak

    • sengojo aku gawe iki ben trafik e njengat #eeehhhh

      *Butuh penerjemah? * *Atau dokumen Anda ingin diterjemahkan? * *Langsung kontak*: Arif Rakhman Professional English-Indonesian Translator Contact: *WhatsApp klik me * *BBM DADOT_8*

      On Wed, Dec 27, 2017 at 12:59 PM, arifdadot.com | Penerjemah | Translator | Translaterjemah wrote:

      >

  1. Beda banged ama Inggris waktu Cat Steaven diperlakukan tidak menyenangkan saat mau masuk Amerika. Hubungan diplomatik kedua negara tersebut sempat memanas. Tunisia melarang Emirates singgah ke negaranya saat seorang warga perempuannya diperlakukan tidak menyenangkan. Pada akhirnya, smua kembali ke pemerintahannya, peduli sama warganya atau tidak!!?

    • coba kita ikuti maunya agan. Pemerintah Indonesia bersikap seperti Inggris dan Tunisia: protes keras. dubes Tiongkok (karena Hong Kong di bawah otoritas Tiongkok sekarang) diusir. ternyata, pemerintah Hong Kong balas merespons. Semua TKW di Hong Kong diusir semua. nah gimana itu?

      *Butuh penerjemah? * *Atau dokumen Anda ingin diterjemahkan? * *Langsung kontak*: Arif Rakhman Professional English-Indonesian Translator Contact: *WhatsApp klik me * *BBM DADOT_8*

      2017-12-28 10:05 GMT+07:00 arifdadot.com | Penerjemah | Translator | Translaterjemah :

      >

    • ah bisamu cuma komen gini doang :mrgreen:

      *Butuh penerjemah? * *Atau dokumen Anda ingin diterjemahkan? * *Langsung kontak*: Arif Rakhman Professional English-Indonesian Translator Contact: *WhatsApp klik me * *BBM DADOT_8*

      2017-12-28 15:13 GMT+07:00 arifdadot.com | Penerjemah | Translator | Translaterjemah :

      >

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s