Nokia 2 JD.id

Nokia 2 Membuat Kita Berpikir

Nokia 2 Menawarkan Paket Yang Tidak Biasa

Nokia 2 menjadi andalan terbaru untuk mengarungi kompetisi di 2018. Nokia 2 sebenarnya tidak sepenuhnya milik brand Nokia, melainkan hasil produksi perusahaan yang sama berasal dari Finlandia dengan mendapat lisensi dari Nokia untuk menggunakan brand tersebut dalam memasarkan ponsel Android. Perusahaan itu, HMD Global, memang saat ini merupakan pemegang lisensi merek Nokia dan Nokia 2 seperti disebutkan di atas menjadi andalan perusahaan ini untuk 2018.

Beli Nokia 2 di JD.id

Nokia 2 Layar LTPS IPS Baterai 4100 mAh build quality mantap

Nokia 2

Jika kita telah cukup menyelidiki Nokia 2, maka pikiran kita akan liar berkelana ke sana ke mari. Ini tidak mengherankan dan sangat dimaklumi karena beberapa hal unik dari Nokia 2. Beberapa di antaranya akan dibahas di sini.

Orang akan berpikir bahwa brand Nokia masih terlena. Ibaratnya, brand Nokia masih belum terbangun dari mimpi indahnya. Padahal sekarang di alam nyata. Kenyataannya begini begitu. Kenyataan yang dimaksud jika berkenaan dengan brand Nokia adalah kejayaannya sudah berakhir. Brand Nokia boleh dianggap sebagai nama besar, tapi itu dulu, sekitar 1-2 dekade yang lalu, yang kini sudah terkubur dengan keputusan mereka mengadopsi Windows Phone, bukan Android, ketika sistem operasi mereka, Symbian mulai menurun popularitasnya.

Nokia 2 Layar LTPS IPS Baterai 4100 mAh build quality mantap

Nokia 2 dengan baterai luar biasa besar kapasitasnya

Kembali ke masa kini untuk brand Nokia. Ponsel terbaru mereka, Nokia 2, dibandrol di titik yang sangat premium: Rp1,5 Juta. Memang Rp1,5 Juta sebenarnya bukan angka yang menandakan produk di harga tersebut adalah premium. Tapi coba lihat spesifikasi singkat Nokia 2 maka kita akan sadar betapa premiumnya harga yang disematkan untuk Nokia 2 ini.

Beli Nokia 2 di JD.id

Nokia 2 menggunakan prosesor Snapdragon 212 dari Qualcomm. Prosesor tersebut tidak salah. Sangat hemat daya. Juga mendukung teknologi 4G. Tapi bagi orang yang berpendapat “terbaik adalah kekinian,” maka Nokia 2 layak dikeluhkan. Itu karena Snapdragon 212 itu sudah sangat jadoel jika kita melihat betapa cepatnya prosesor Qualcomm terbaru dirilis. Sekarang saja prosesor paling irit daya baterai dari Qualcomm, Snapdragon 625 sudah terlihat outdated.

Nokia 2 Layar LTPS IPS Baterai 4100 mAh build quality mantap

kamera selfie Nokia 2

Soal prosesor mungkin Nokia 2 bisa dimaafkan soal harganya. Tapi bagaimana kalau kita periksa hardware lainnya? RAM misalnya? Berapa RAM Nokia 2? Jangan terkejut. Tahan napas. Banyak bersabar. RAM yang disematkan ke Nokia 2 adalah …….. 1 GB! Jelas ini seperti berita Cristiano Ronaldo memutuskan merumput di Liga 1 Indonesia, apa pun klubnya :mrgreen: Oke, lagi-lagi masih bisa dimaafkan kalau RAM hanya 1 GB karena iPhone pun masih ada yang beroperasi dengan RAM 1 GB. Tapi bagaimana kalau internal storage 8 GB? Masih dimaafkan juga?

Nokia 2 Layar LTPS IPS Baterai 4100 mAh build quality mantap

build quality Nokia 2

Sampai di sini, Nokia 2 mungkin sudah menimbulkan gerundelan tiada henti. Bagaimana bisa ponsel dengan prosesor jadoel Snapdragon 212, RAM 1 GB, dan internal storage 8 GB dibandrol Rp1,5 Juta? Lalu kita berpikir, mungkin karena ini Nokia. Masih ada penggemar loyal yang tetap bertahan sampai sekarang menanti Nokia membuat keputusan tepat. Keputusan tepat di sini adalah mengadopsi sistem operasi Android. Dan sekarang sudah terwujud. Jadi mereka yang harusnya membeli Nokia 2.

Beli Nokia 2 di JD.id

Berikutnya, kita berpikir bahwa dengan spesifikasi sangat minimalis dari Nokia 2 itu mungkin saja Android yang dijalankan di situ sangat dioptimalkan dan teramat efisien. Jadi RAM 1 GB dengan prosesor Snapdragon 212 masih mumpuni menangani task (atau multitasking) yang dibebankan ke Nokia 2. Faktanya adalah Nokia 2 saat ini sudah dipasangi Android Nougat terbaru, Android 7.1 dan dijanjikan mendapat Android 8.1 alias Oreo (go). Sekilas tentang Oreo (go) bahwa ini merupakan Android yang sangat dioptimalkan khusus untuk perangkat seperti Nokia 2 tadi. Bahkan, Nokia (atau sekarang HMD Global) menjanjikan dukungan setiap perangkat selama 24 bulan. Ini berarti di atas kertas Nokia 2 harusnya bakal di-upgrade sampai Android P.

Nokia 2 update

jaminan update Nokia 2

Faktor lain yang bisa dianggap sebagai alasan Nokia 2 dibandrol Rp1,5 Juta adalah soal desain dan build quality. Nokia 2 menampilkan garis desain yang anti mainstream, tidak latah layaknya ponsel Android kebanyakan. Masih khas Nokia sejak dulu sampai terakhir mengadopsi Windows Phone lewat Lumia. Selain itu, build quality Nokia 2 sangat luar biasa di atas ponsel kebanyakan (non flagship tentu saja). Build quality Nokia 2 yang di atas rata-rata itu pun sukses melewati ujian pembengkokan JerryRigEverything:

Layarnya pun sudah dilengkapi Gorilla Glass 3. Memang bukan yang terbaru tapi untuk ponsel di kelompok ini, Nokia 2 jauh melampaui ponsel selevelnya. Perlu diketahui juga bahwa layar Nokia 2 mirip dengan layar Xiaomi Mi A1, yaitu LTPS IPS. Satu fitur dari layar LTPS IPS adalah tidak terlalu reflektif di bawah sinar matahari, menjadikannya masih mudah dilihat. Dan soal internal storage, Nokia 2 memiliki slot microSD khusus, tidak hybrid. Dan karena sejak Marshmallow 6.0 microSD dapat dijadikan internal storage, maka hal yang sama pun berlaku di Nokia 2. MicroSD hingga 128 GB dapat dijadikan internal storage Nokia 2. Terakhir, baterai yang ditanam tidak tanggung-tanggung, mencapai 4100 mAh. Sangat cocok dan tepat bagi siapa saja yang harus jauh dari stopkontak dan terutama driver transportasi online.

Beli Nokia 2 di JD.id

Tapi kita juga berpikir, dengan rentang harga Rp1,5 Juta untuk Nokia 2, layakkah ponsel ini ditebus? Kita terus berpikir, adakah di harga tersebut ponsel alternatif selain Nokia 2? Rasanya hanya Redmi 5A dan Redmi Note 5A saja yang cocok jadi alternatif Nokia 2 jika itu soal slot MicroSD khusus. Lainnya masih hybrid semua. Redmi 5A dibandrol Rp999 Ribu tapi dengan risiko hilang kesabaran karena dipasarkan dengan flash sale yang suka bikin naik darah dan KZL. Hanya Redmi Note 5A di harga sama dengan Nokia 2 tanpa harus susah-susah tarik urat sabar.

Kalau urusannya baterai besar, Nokia 2 masih punya pesaing kuat. Ada Motorola Moto C Plus yang baru saja dikoreksi harganya (Beli di JD.id )menjadi Rp1,4 Juta. Sama-sama kapasitas 4100 mAh, sama-sama mengusung Android vanilla, sama-sama layar 5 inch. Tapi Motorola Moto C Plus hanya mentok di Android Nougat, tidak dapat upgrade ke Android berikutnya.

Advertisements

your comment here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s